Balita di Cianjur Meninggal Karena Stok Obat Habis

- Redaksi

Thursday, 4 January 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi balita meninggal (Dok. Istimewa)

 SwaraWarta.co.id – Seorang balita berusia 2,5 tahun di Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur meninggal dunia setelah mengalami demam dan kejang-kejang. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga balita tersebut mengalami masalah ketika membawanya ke puskesmas karena tak tersedianya obat yang dibutuhkan. 

Balita tersebut akhirnya diarahkan ke RSUD Pagelaran, namun kondisinya sudah terlalu kritis dan dia meninggal dunia. 

“Iya anak saya saat itu kejang. Katanya stok obat diazefam di Puskesmas Cijati tidak ada. Nyari ke apotek juga tidak ada. Kemudian dirujuk,” kata Agus, Kamis (4/1) selaku ayah Balita.

“Tiba di RS Pagelaran jam 12 siang dan meninggal menjelang ashar. Katanya kalau kejang lebih dari satu jam akan berdampak pada saraf di otak, sehingga meninggal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Laki-laki Lagi-lagi Erupsi, Warga Masih Stay di Pengungsian

Kasus ini menjadi viral setelah ayah dari balita tersebut, Agus Darusallam, berbagi pesan suara di WhatsApp yang menyoroti defisiensi dalam layanan kesehatan pedesaan. 

Kasus ini juga menyoroti masalah ketersediaan stok obat di layanan kesehatan pedesaan, di mana stok obat diazefam untuk kejang-kejang di puskesmas Cijati kosong dan sulit ditemukan di apotek. 

Kepala Puskesmas Cijati Linda menjelaskan bahwa pihak puskesmas sudah mencari obat di beberapa puskesmas tetangga, namun masih belum beruntung. 

“Kalau stok obatnya memang kosong, belum ada lagi. Kami juga sudah cari ke beberapa puskesmas terdekat, tapi semuanya juga sedang kosong. Termasuk di apotek,” kata dia.

Kendati begitu, Linda mengklaim bahwa pihaknya tetap berusaha memberikan penanganan sebaik mungkin sesuai dengan SOP, termasuk mengupayakan rujukan menjelang kritisnya kondisi balita tersebut. 

Baca Juga :  ART Meninggal Telanjang di Dalam Toren, Ini Kronologi Penemuannya

Meskipun ada kendala, puskesmas di sana akhirnya mendapat stok obat yang dibutuhkan. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur juga menyatakan bahwa setiap puskesmas wajib menyediakan obat-obatan dasar, seperti obat diazefam, dan menginstruksikan agar ada pelaporan segera bila obat tersebut kosong. 

Pihak dinas kesehatan juga menyatakan bahwa sudah ada langkah-langkah dalam proses evaluasi dan pembinaan terhadap puskesmas, khususnya di wilayah pelosok.

Berita Terkait

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?
Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya
Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?
Inilah Deretan Penyebab Kebakaran Trans Home Jogja yang Bikin Geger!

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Tuesday, 6 October 2026 - 13:00 WIB

Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?

Tuesday, 6 October 2026 - 12:04 WIB

PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!

Tuesday, 6 October 2026 - 11:04 WIB

Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Monday, 5 October 2026 - 15:28 WIB

Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya

Berita Terbaru