CEK JAWABAN UAS THE Pengantar Statistika Sosial ISIP4215 Tahun 2025, Simak Pembahasan Lengkapnya

- Redaksi

Wednesday, 25 June 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut kunci jawaban UAS THE Pengantar Statistika Sosial ISIP4215 tahun 2025. Artikel ini menyajikan soal dan pembahasan lengkapnya. Semoga bermanfaat bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan ujian.

Soal dan Pembahasan UAS THE Pengantar Statistika Sosial ISIP4215

Soal Nomor 1: Distribusi Frekuensi dan Interpretasi Data

Berikut ini hasil Ujian Pengantar Statistika Sosial dari 90 mahasiswa:

Kelas | Frekuensi
——- | ——–
31-40 | 2
41-50 | 17
51-60 | 13
61-70 | 9
71-80 | 26
81-90 | 8
91-100 | 15
Jumlah | 90

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buatlah tabel distribusi frekuensi relatif dan interpretasikan data di atas. Untuk menyelesaikan soal ini, kita perlu menghitung frekuensi relatif setiap kelas dengan membagi frekuensi kelas dengan jumlah total mahasiswa (90).

Tabel Distribusi Frekuensi Relatif:

Kelas | Frekuensi | Frekuensi Relatif
——- | ——– | ——–
31-40 | 2 | 0.022
41-50 | 17 | 0.189
51-60 | 13 | 0.144
61-70 | 9 | 0.100
71-80 | 26 | 0.289
81-90 | 8 | 0.089
91-100 | 15 | 0.167
Jumlah | 90 | 1.000

Interpretasi:

Dari tabel di atas terlihat bahwa distribusi nilai cenderung normal, dengan sebagian besar mahasiswa (28,9%) berada pada rentang nilai 71-80. Rentang nilai terendah (31-40) hanya memiliki 2,2% mahasiswa, sementara nilai tertinggi (91-100) memiliki 16,7% mahasiswa. Ini menunjukkan pemahaman materi yang cukup baik secara keseluruhan, dengan beberapa mahasiswa yang sangat menguasai dan beberapa yang perlu mendapat perhatian lebih.

Baca Juga :  PADA Tanggal 16 Mei 2014 Kino Meminjamkan Satu Unit Kamera (Dslr) Tipe Canon 70 D Beserta Kelengkapannya (Satu Tas Kamera) Kepada Temannya Udin

Soal Nomor 2: Ukuran Pemusatan Data

Nilai hasil ujian kenaikan jabatan 160 Karyawan PT XYZ:

Nilai | Jumlah Karyawan
——- | ——–
41 – 50 | 10
51 – 60 | 15
61 – 70 | 31
71 – 80 | 53
81 – 90 | 35
91 –100 | 16
Jumlah | 160

Hitung dan interpretasikan nilai ukuran pemusatan (mean, median, modus) dari data tersebut. Untuk menghitung ukuran pemusatan data berkelompok, kita perlu menambahkan kolom nilai tengah setiap kelas interval.

Tabel Distribusi Frekuensi Lengkap:

Nilai | Jumlah Karyawan | Nilai Tengah (xi) | fi*xi
——- | ——– | ——– | ——–
41 – 50 | 10 | 45.5 | 455
51 – 60 | 15 | 55.5 | 832.5
61 – 70 | 31 | 65.5 | 2030.5
71 – 80 | 53 | 75.5 | 4001.5
81 – 90 | 35 | 85.5 | 2992.5
91 –100 | 16 | 95.5 | 1528
Jumlah | 160 | | 11840

Mean = Σ(fi*xi) / n = 11840 / 160 = 74

Median: Posisi median = n/2 = 80. Kelas median adalah 71-80. Dengan menggunakan rumus interpolasi, nilai median dapat dihitung. (Perhitungan detail rumus interpolasi median dihilangkan untuk menjaga ringkasan).

Modus: Kelas modus adalah kelas dengan frekuensi tertinggi, yaitu 71-80. Dengan menggunakan rumus interpolasi, nilai modus dapat dihitung. (Perhitungan detail rumus interpolasi modus dihilangkan untuk menjaga ringkasan).

Baca Juga :  Begini Nasib Honorer Yang Tidak Lulus PPPK 2024 dan Dapat Kode R2 dan R3, Siap Jadi PPPK Penuh Waktu?

Interpretasi:

Mean, median, dan modus memiliki nilai yang relatif dekat, menunjukkan distribusi data yang relatif simetris. Ini mengindikasikan performa karyawan PT XYZ relatif homogen dalam ujian kenaikan jabatan.

Soal Nomor 3: Teknik Sampling

Seorang peneliti meneliti preferensi penggunaan produk Samsang produksi dalam negeri di kalangan pelajar SLTA di sekolah swasta bergengsi di Jakarta. Sekolah memiliki 16 kelas (kelas 1: 8 kelas, kelas 2: 5 kelas, kelas 3: 3 kelas). Peneliti mengambil sampel 3 kelas (1b, 1d, 3a) masing-masing 40 murid.

a. Rumusan populasi: Seluruh pelajar SLTA di sekolah swasta bergengsi di Jakarta.

b. Unit analisis dan observasi: Siswa SLTA.

c. Teknik sampling: Cluster Random Sampling (sampel acak kelompok). Populasi dibagi ke dalam klaster (kelas), lalu beberapa klaster dipilih secara acak, dan sebagian anggotanya diambil sebagai sampel.

d. Jumlah responden: 120 siswa (40 siswa x 3 kelas).

Soal Nomor 4: Uji Hipotesis Perbedaan Pendapatan

Penelitian ingin mengetahui perbedaan pendapatan antara 10 wartawan TV X dan 10 wartawan TV Y. Uji hipotesis menggunakan alpha 0,05.

A. Hipotesis Nol (H₀): Tidak ada perbedaan rata-rata pendapatan antara wartawan TV X dan TV Y (μX = μY).

Baca Juga :  Ekonomi Manajerial EKMA4312, Dijelaskan Bahwa Utilitas (Utility) Dapat digunakan untuk Mengukur Sikap Terhadap Risiko

Hipotesis Alternatif (H₁): Ada perbedaan rata-rata pendapatan antara wartawan TV X dan TV Y (μX ≠ μY).

B. Daerah Penolakan:

Dengan α = 0.05 dan df = 18 (10 + 10 -2), nilai kritis t adalah ±2.101. H₀ ditolak jika t-hitung < -2.101 atau t-hitung > 2.101.

C. Penghitungan:

Hitung rata-rata (x̄ dan ȳ) dan simpangan baku (sx dan sy) untuk data pendapatan wartawan TV X dan TV Y. Kemudian hitung t-hitung menggunakan rumus uji t dua sampel (asumsi varians sama atau tidak sama, tergantung hasil uji kesamaan varians). (Perhitungan detail dihilangkan untuk menjaga ringkasan).

D. Simpulan:

Setelah menghitung t-hitung, bandingkan dengan nilai kritis t. Jika t-hitung berada di daerah penolakan, maka H₀ ditolak, artinya ada perbedaan pendapatan yang signifikan. Jika tidak, maka H₀ diterima, artinya tidak ada perbedaan pendapatan yang signifikan.

Catatan: Perhitungan detail untuk soal nomor 2 dan 4 membutuhkan kalkulasi statistik yang lebih kompleks. Pembahasan di atas hanya memberikan kerangka penyelesaian dan interpretasi umum. Mahasiswa disarankan untuk melakukan perhitungan lengkap menggunakan software statistik atau kalkulator statistik untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!
Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?
Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?
Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 08:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?

Monday, 12 October 2026 - 09:52 WIB

Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Saturday, 10 October 2026 - 12:00 WIB

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

Saturday, 10 October 2026 - 11:45 WIB

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terbaru