Dampak Kebijakan Proteksionis Trump terhadap Perdagangan dan Energi Indonesia

- Redaksi

Wednesday, 22 January 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari berita internasional, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengungkapkan bahwa kebijakan proteksionis yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat Terpilih, Donald Trump,

memiliki dampak signifikan terhadap hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta negara-negara Barat lainnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan “America First” yang menjadi fokus utama pemerintahan Trump menciptakan tantangan besar bagi daya saing produk Indonesia di pasar global, terutama di Amerika Serikat.

Menurut Bhima, kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan terhadap sejumlah produk impor, termasuk dari Indonesia, menjadi salah satu hambatan utama.

Produk-produk seperti hasil pertanian Indonesia mengalami kesulitan untuk bersaing di pasar AS akibat tingginya tarif yang diterapkan.

Baca Juga :  Trump Desak Jaksa Agung New York Hentikan Kasus Penipuan Demi Persatuan Nasional

Kondisi ini menimbulkan risiko penurunan ekspor Indonesia ke Amerika Serikat, yang selama ini menjadi salah satu mitra dagang utama.

Selain itu, dampak kebijakan tersebut tidak hanya terbatas pada hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, tetapi juga memengaruhi hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara Barat lainnya.

Bhima menjelaskan bahwa Indonesia perlu menghadapi tantangan besar untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS.

Hal ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk menyeimbangkan perdagangan internasional dengan memperluas pasar ke negara-negara lain.

Dalam sektor energi, kebijakan Trump yang menarik Amerika Serikat dari Perjanjian Paris (Paris Agreement) juga memberikan dampak negatif bagi Indonesia.

Sebelumnya, Amerika Serikat menawarkan dukungan melalui inisiatif Just Energy Transition Partnership (JETP) untuk membantu Indonesia dalam transisi menuju energi terbarukan.

Baca Juga :  KPAI Bengkulu: Upaya Nyata Melindungi Hak Anak dan Menekan Kasus Kekerasan di Daerah

Namun, keputusan untuk keluar dari perjanjian tersebut membuat dukungan itu terhambat.

Bhima menilai bahwa langkah ini melemahkan upaya kerjasama internasional dalam mewujudkan transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Indonesia kini dihadapkan pada kebutuhan untuk mencari mitra baru dalam upaya pengembangan energi terbarukan.

Bhima menyebut bahwa penarikan dukungan dari Amerika Serikat ini menjadi tantangan tambahan bagi Indonesia dalam mengakselerasi penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.

Namun, di balik tantangan tersebut, Bhima melihat peluang strategis bagi Indonesia untuk memperluas kerjasama dengan negara-negara yang tergabung dalam kelompok BRICS, seperti Brasil, Afrika Selatan, dan Arab Saudi.

Menurutnya, negara-negara ini menawarkan potensi besar dalam sektor energi terbarukan dan hilirisasi mineral.

Baca Juga :  Klarifikasi Engky Bastian: Benih Padi yang Diklaim Cabup Sugiri Bukan Karya Warga Ponorogo

Bhima menyarankan agar Indonesia memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat posisinya di pasar global.

Dengan menjalin hubungan bilateral yang lebih erat dengan negara-negara non-blok dan BRICS, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada pasar Amerika Serikat yang semakin proteksionis.

Langkah ini juga dianggap strategis dalam menghadapi dinamika perdagangan global yang terus berubah.

Secara keseluruhan, kebijakan proteksionis Trump memberikan dampak signifikan bagi berbagai sektor di Indonesia, terutama perdagangan dan energi.

Namun, dengan langkah yang tepat, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat hubungan internasionalnya dan mengembangkan sektor strategis yang lebih berkelanjutan.***

Berita Terkait

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?
Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya
Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 16:57 WIB

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

Tuesday, 6 October 2026 - 13:00 WIB

Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?

Tuesday, 6 October 2026 - 12:04 WIB

PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!

Tuesday, 6 October 2026 - 11:04 WIB

Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Monday, 5 October 2026 - 15:28 WIB

Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya

Berita Terbaru

Cara Live Streaming di TikTok dengan Hp

Teknologi

Cara Live Streaming di TikTok dengan Hp Khusus untuk Pemula

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:28 WIB