Herry Jung Bungkam Usai Diperiksa KPK Selama 11 Jam Terkait Suap Izin PLTU 2 Cirebon

- Redaksi

Tuesday, 27 May 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Herry Jung usai pemeriksaan (Dok. Ist)

Herry Jung usai pemeriksaan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Tersangka kasus dugaan suap izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Cirebon, Jawa Barat, Herry Jung, tidak memberikan komentar apapun setelah diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama kurang lebih 11 jam.

Pantauan dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (tanggal tidak disebutkan), Herry tetap diam meski para jurnalis sudah bertanya padanya dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.

Herry datang ke gedung KPK pukul 08.10 WIB dan keluar sekitar pukul 19.20 WIB.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, Herry Jung sebelumnya menjabat sebagai General Manager di Hyundai Engineering and Construction. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 15 November 2019.

Baca Juga :  Apakah Pegadaian Buka Hari Sabtu? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 24 Oktober 2018. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap dan menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Bupati Cirebon saat itu, Sunjaya Purwadi Sastra, dan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto.

Pengusutan kasus terus dikembangkan. Pada 4 Oktober 2019, Sunjaya kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan total penerimaan dana mencapai sekitar Rp51 miliar.

Kasus suap izin PLTU 2 Cirebon ini merupakan pengembangan dari OTT sebelumnya. Pada 15 November 2019, KPK menetapkan dua orang tersangka baru, yaitu Herry Jung dan Sutikno, Direktur Utama PT Kings Property Indonesia.

Baca Juga :  Bandara Dhoho Kediri Segera Dibuka, Ini Kata Khofifah

Dalam konstruksi perkara, Herry diduga memberikan suap sebesar Rp6,04 miliar kepada Bupati Sunjaya terkait perizinan pembangunan PLTU 2 oleh PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR).

Awalnya, suap yang dijanjikan bernilai Rp10 miliar. Sementara itu, Sutikno disebut memberikan suap sebesar Rp4 miliar kepada Sunjaya terkait perizinan untuk proyek milik PT Kings Property Indonesia.

Berita Terkait

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Thursday, 8 October 2026 - 09:47 WIB

Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:57 WIB

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Berita Terbaru