Inovasi Tidur Siang di SMPN 39 Surabaya: Tingkatkan Fokus Belajar Siswa

- Redaksi

Thursday, 23 January 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa siswi yang tidur di siang (Dok. Ist)

Siswa siswi yang tidur di siang (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Di tengah kesibukan belajar siswa, SMPN 39 Surabaya menghadirkan inovasi unik berupa program tidur siang bersama di sekolah.

Program ini dirancang untuk membantu siswa agar lebih fokus dalam menerima pelajaran dan tetap berenergi sepanjang hari.

Melalui akun Instagram resmi @smpn39sbyofficial, sekolah tersebut mengunggah video yang memperlihatkan para siswa sedang tidur siang di lantai kelas dengan alas tikar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa siswa tampak membawa bantal dan boneka favorit mereka untuk kenyamanan. Dalam pelaksanaannya, siswa laki-laki dan perempuan dipisahkan demi kenyamanan bersama.

Menurut unggahan tersebut, tidur siang memiliki banyak manfaat penting. Dengan durasi ideal 10-60 menit antara pukul 13.00 hingga 15.00, tidur siang dapat meningkatkan fokus belajar, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, mengoptimalkan daya ingat, dan menjaga daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Ibu, Kakak-Adik yang Rela Jual Ginjal Bisa Kembali Berkumpul

Kepala SMPN 39 Surabaya, Rini Aswinarti, menyebutkan bahwa program ini baru dalam tahap uji coba dan rencananya akan diterapkan setiap hari Rabu. Meski demikian, pihak sekolah masih mengevaluasi pelaksanaan program untuk menyempurnakannya.

“Semua siswa kami coba, kelemahannya di mana akan kami perbaiki. Kelebihannya apa? Berhubung kelemahannya, anak-anak itu ada yang bawa tikar. Pikiran saya nggak seperti itu. Memang kecerdasan itu berbeda-beda, kemampuan juga berbeda-beda,” kata Rini saat ditemui di sekolah.

Langkah ini menunjukkan komitmen SMPN 39 Surabaya dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan mendukung kesehatan siswa.

Program tidur siang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam meningkatkan kesejahteraan siswa.

Baca Juga :  Pro Kontra Biksu Thudong yang Sedang Viral di Medsos

Berita Terkait

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?
Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 12:00 WIB

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

Saturday, 10 October 2026 - 11:45 WIB

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Saturday, 10 October 2026 - 11:21 WIB

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terbaru