Categories: BeritaPendidikan

Inspiratif, Sempat Ngajar Ngaji di Desanya Mahasiswa Ini Bisa Buktikan Kuliah dan Kerja Tidak jadi Penghalang Prestasi

Potret Ariel Alvi ketika  berkontribusi di bidang pendidikan
( IG/ @Arielalvii)


SwaraWarta.co.id
– Ariel Alvi merupakan salah satu mahasiswa yang namanya mungkin tidak asing lagi ditelinga sejumlah kalangan terutama remaja. 

Pasalnya mahasiswa satu ini merupakan Delegasi Fully Funded Semangat Muda Indonesia Youth Teaching Chapter Malaysia.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa yang lebih akrab disapa dengan sebutan Ariel ini menjelaskan bahwa dirinya tertarik dengan program tersebut karena adanya dorongan dan motivasi dalam diri. 

“Dorongan dan motivasi dalam diri saya karena sebelumnya saya itu menjadi the winner putra pendidikan remaja Jawa Timur 2022,” ujar Ariel Alvi ketika diwawancarai secara khusus oleh Tim Swarawarta ( 07/03)

Dirinya juga menjelaskan bahwa pendidikan menjadi advokasinya sejak SMA. Terlebih dulu, dirinya melakukan advokasi di lingkungan sekitar. 

Ariel mengungkapkan bahwa advokasinya tidak langsung skala provinsi ataupun internasional. 

” Saya sudah punya advokasi pendidikan saya memulai itu sejak saya SMA dan itu advokasi saya jalankan ketika di desa saya. jadi semuanya tidak langsung skala provinsi ataupun nasional ataupun internasional tetapi skala di lingkungan sekitar saya yaitu di desa saya,” tuturnya. 

Dalam menjalankan advokasi tersebut, Ariel berkontribusi mengajar ngaji di desanya dan membuka bimbingan belajar secara sukarela. 

” Saya ngajar ngaji dan buka bimbingan gratis,” jelasnya terkait advokasi yang dilakukan kala itu. 

Selain aktif menjadi mahasiswa, saat ini Ariel Alvi juga bekerja. Sama halnya dengan manusia pada umumnya, Ariel juga pernah merasa capek. 

” Pastinya capek karena kita harus membagi tenaga waktu dan juga pikiran,” 

Kendati menyerah, dirinya jstru sudah terbiasa menerima resiko dari keputusan kuliah sambil kerja. 

Bahkan Ariel turut menjelaskan bahwa dirinya hampir tidak ada waktu untuk istirahat sejenak. 

“Itu sudah resiko saya saya itu udah hampir sampai hari Minggu tidak ada waktu untuk istirahat,”

Alih-alih menyesal, justru mahasiswa satu ini menjelaskan bahwa langkahnya merupakan keinginan dan tekadnya sendiri. 

“Itu sebenarnya adalah keinginan dan tekad saya untuk menjadi orang yang besar karena saya pernah dapat informasi bahwasanya ketika kamu ingin jadi orang yang besar maka kamu harus berusaha sebesar-besarnya juga atau semaksimal mungkin,”bebernya kepada tim Swarawarta. 

Salah satu alasan Ariel memutusakan kuliah sambil bekerja yakni ingin menyeimbangkan akademik dan skill. 

“Tidak hanya berkuliah tidak hanya berorientasi pada akademik saja tapi saya juga harus latih soft skill dan hard skill saya,”

Dirinya juga menambahkan bahwa keputusan kuliah sambil bekerja juga dilatar belakangi ketidak inginan bergantung pada orang tua. 

“Tidak boleh bergantung pada orang tua saya harus punya penghasilan sendiri meskipun penghasilan tersebut hanya cukup untuk membeli paket data saja,” sambungnya. 

Lebih lanjut mahasiswa 20 tahun ini berpesan kepada mahasiswa di luar sana untuk melakukan segala keyakinan lantaran masa depan ditentukan oleh diri sendiri. 

“Jadi ketika kamu yakin lakukan, karena keraguan akan datang ketika keyakinan tidak segera mungkin untuk dilaksanakan. Jadi semangat untuk kita semua. Ingat bahwasanya masa depan ada di tangan kita,” pungkasnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…

8 hours ago

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

14 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

14 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

14 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

15 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

1 day ago