Berita

Jangan Kaget! Ini Dia Rahasia di Balik Potongan PPh THR yang Sering Bikin Geleng-Geleng Kepala

SwaraWarta.co.id – Momen Lebaran identik dengan Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, tak jarang kebahagiaan menerima THR terusik saat melihat slip gaji. Pasalnya, nominal yang masuk ke rekening terasa lebih “irit” dari perhitungan kasar.

Fenomena ini pasti pernah Anda alami atau setidaknya dengar, dan penyebabnya tak lain adalah potongan PPH THR. Lantas, mengapa potongan pajak di bulan Lebaran ini sering terasa begitu besar? Yuk, simak rahasianya!

Bukan Pajak Baru, Tapi Mekanisme Baru

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memastikan bahwa THR 2026 tetap menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada regulasi yang membebaskan THR dari pajak.

Lalu, mengapa potongannya terasa berbeda? Sejak 2024, pemerintah resmi menggunakan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) berdasarkan PP No. 58/2023 dan PMK No. 168/2023. Skema ini menyederhanakan perhitungan, tetapi bisa membuat karyawan kaget karena potongan PPh THR di bulan Maret atau April terlihat membengkak.

Simulasi Sederhana Biar Lebih Paham

Mari kita bedah dengan simulasi sederhana ala karyawan swasta. Ambil contoh Andi, seorang lajang dengan status PTKP TK/0 (Tidak Kawin tanpa tanggungan) dan gaji Rp8.000.000 per bulan.

Di bulan biasa (Januari), penghasilan Andi Rp8.000.000. Berdasarkan tabel TER Kategori A, tarif efektifnya adalah 1,5%. Maka, pajaknya hanya Rp120.000.

Memasuki bulan Maret, Andi menerima THR sebesar satu kali gaji (Rp8.000.000). Total penghasilan bruto bulan Maret pun melonjak jadi Rp16.000.000. Karena masuk lapisan penghasilan yang lebih tinggi, tarif TER Andi naik menjadi 9%. Hitung-hitungannya: 9% x Rp16.000.000 = Rp1.440.000.

Nah, di sinilah letak “kejutan” nya. Potongan PPH THR di bulan Maret adalah Rp1.440.000, jauh lebih besar dibanding potongan bulanan Rp120.000.

Apakah Saya Dirugikan? Tenang, Jawabannya Tidak!

Kenaikan drastis ini wajar membuat alis naik. Tapi, penting dipahami bahwa ini bukan pajak baru atau pajak tambahan. THR tetaplah penghasilan Anda yang diakui negara, dan pajaknya dihitung dari total penghasilan setahun.

Direktorat Jenderal Pajak menegaskan bahwa metode TER hanya untuk mempermudah hitungan bulan Januari hingga November.

Nanti di bulan Desember, perusahaan akan menghitung ulang total pajak setahun menggunakan tarif progresif Pasal 17. Jumlah pajak yang sudah dipotong via TER (termasuk yang besar di bulan THR) akan dikreditkan. Bisa jadi, di bulan Desember Anda tidak dipotong pajak sama sekali, atau bahkan mendapat kelebihan bayar yang dikembalikan.

Jadi, potongan PPH THR yang besar di muka itu ibarat “cicilan” yang disesuaikan, bukan denda. Pada akhir tahun, total pajak yang Anda bayar akan tetap sama seperti hitungan normal.

Kesimpulannya, jangan panik saat melihat potongan THR membengkak. Itu adalah mekanisme TER yang membuat perhitungan pajak lebih adil dan mencerminkan kemampuan ekonomi riil Anda di bulan penuh berkah tersebut. Selamat menikmati THR, ya!

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

SwaraWarta.co.id - Apa alasan presiden prabowo meresmikan ratusan satuan militer dan enam kodam baru pada…

6 hours ago

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Apa yang dimaksud transisi layanan? dan mengapa transisi layanan itu penting? Transisi layanan…

7 hours ago

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

SwaraWarta.co.id – Disimak soal berikut, tuliskan 11 etika dasar yang digagas dalam tulisan di atas.…

7 hours ago

Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

SwaraWarta.co.id - Seorang guru memperhatikan bahwa banyak siswa di kelasnya sulit bekerja sama dalam tugas…

7 hours ago

Cara Live Streaming di TikTok dengan Hp Khusus untuk Pemula

SwaraWarta.co.id - Ingin tahu cara live streaming di TikTok dengan HP secara praktis agar siaran…

7 hours ago

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

SwaraWarta.co.id - Cara mengecek bsu 2026 cair 900rb di hp menjadi salah satu informasi paling…

1 day ago