Jasa Marga Sesuaikan SOP Contraflow untuk Lancarkan Lalu Lintas Natal dan Tahun Baru 2025

- Redaksi

Tuesday, 10 December 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan bahwa prosedur operasional standar (SOP) terkait rekayasa lalu lintas,

seperti contraflow atau lawan arah, terus disesuaikan berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Korlantas Polri.

Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, yang diprediksi akan melibatkan pergerakan sekitar 110 juta orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan bahwa penyesuaian SOP ini mengikuti perkembangan terbaru dalam teori-teori pengelolaan lalu lintas dan pengaturan manajemen yang lebih efisien.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tol, terutama pada saat puncak arus mudik dan balik, yang seringkali menuntut pengaturan khusus seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow.

Baca Juga :  Putus dari Rizky Irmansyah, Nikita Mirzani Ngaku Jadi Korban Kekerasan

Dalam implementasi SOP baru ini, Jasa Marga tidak hanya mengandalkan teori, tetapi juga memanfaatkan teknologi informasi terkini untuk mendeteksi insiden secara lebih cepat.

Misalnya, ketika terjadi kendaraan mogok mendadak di jalan tol, sistem deteksi akan langsung mengidentifikasi masalah tersebut dan segera mengoordinasikan respons guna mengurangi dampak kemacetan.

Penyesuaian SOP ini telah diuji coba bersama pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memastikan bahwa sistem berjalan sesuai harapan.

Penyesuaian SOP ini juga mencakup proses ratifikasi dari Kementerian Perhubungan, yang mengesahkan pengaturan lalu lintas yang lebih terstruktur dan sistematis selama libur Natal dan Tahun Baru.

Hal ini merupakan bagian dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga :  Kecelakaan Truk Boks dan Motor di Klaten Tewaskan Dua Orang

SKB ini mengatur berbagai langkah pengaturan lalu lintas selama musim liburan, termasuk penerapan sistem satu arah dan contraflow untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan.

Selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2024-2025, diperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan dalam pergerakan masyarakat.

Mayoritas dari 110 juta orang yang diprediksi bepergian akan menuju berbagai destinasi wisata dan berlibur, yang memerlukan perhatian khusus terhadap kelancaran dan keamanan lalu lintas.

Oleh karena itu, pihak berwenang berkomitmen untuk menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran perjalanan dan meminimalkan potensi kemacetan.

Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan sistem contraflow dan tidal flow (lajur pasang surut), yang memungkinkan jalur tol digunakan secara maksimal.

Baca Juga :  Inspiratif! Kakek di Magetan Bikin Lampion Unik dari Kaleng Bekas

Sistem contraflow akan diterapkan untuk memudahkan arus kendaraan, terutama di jalur-jalur utama yang sering kali mengalami kemacetan pada puncak liburan.

Sistem tidal flow juga akan diterapkan untuk menyesuaikan kapasitas jalan tol dengan volume kendaraan yang terus meningkat.

Pentingnya keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pengaturan ini.

Subakti Syukur menegaskan bahwa segala upaya dilakukan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, lancar, dan nyaman, serta memastikan bahwa seluruh perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman.

Dengan adanya SOP yang sudah disesuaikan dan pengawasan ketat dari pihak berwenang, diharapkan liburan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.***

Berita Terkait

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Saturday, 10 October 2026 - 11:21 WIB

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru