Kebersihan sebagian dari Iman Hadist Palsu? benarkah Itu?

- Redaksi

Tuesday, 19 March 2024 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Hadits kebersihan sebagian dari iman
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Kebersihan sebagian dari iman hadist palsu yang digadang-gadang marak jadi perbincangan. 

Banyak masyarakat yang meyakini kebersihan dari iman hadist palsu dan mulai beredar secara luas. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun ada juga masyarakat yang beranggapan kebersihan sebagian dari iman hadist palsu tidak benar adanya. 

Di masyarakat kita, sering terdengar ungkapan “kebersihan adalah sebagian dari iman” yang digunakan sebagai motivasi untuk menerapkan hidup bersih.

Namun, perlu dicatat bahwa ungkapan ini bukan merupakan hadits dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam.

Ada sebuah hadits yang berbunyi:

النَّظافةُ تدعو إلى الإيمانِ

“Kebersihan membawa kepada keimanan” (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath no.7311) )

Baca Juga :  Merdeka Belajar Adalah Memberi Kebebasan dan Otonomi Kepada Lembaga Pendidikan, dan Merdeka dari Birokratisasi

Al Mula Ali Al Qari rahimahullah mengatakan: “Sanadnya dha’if jiddan” (Al Asrar Al Marfu’ah, 167).

Al Hathab Al Maliki rahimahullah mengatakan: “Hadits riwayat ath Thabarani dengan sanad yang dha’if jiddan” (Mawahib Al Jalil, 1/180).

Al Albani rahimahullah mengatakan: “dha’if jiddan” (Ghayatul Maram, no.72).

Artinya, ungkapan tersebut tidak dapat diatributkan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

Namun, Islam memang mengajarkan untuk menjalani hidup bersih dan menjaga kebersihan termasuk dalam kategori amal shalih. 

Hal ini dapat dijelaskan dengan banyak hadits yang shahih, seperti hadits yang berbunyi:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia merawat tamannya dengan baik.”

Atau hadits lainnya yang menyebutkan pentingnya menjaga kebersihan di setiap aspek kehidupan sehari-hari. 

Baca Juga :  Mengatasi Masalah: Suami Sering Bilang Pisah Saat Marah? Ini Cara Menanganinya

طهِّروا أفنيتَكم فإنَّ اليهودَ لا تُطهِّرُ أفنيتَها

“Bersihkanlah halaman rumah kalian karena orang-orang Yahudi tidak suka membersihkan halaman rumah mereka” (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath, 4/231, dihasankan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, no.236)

Sehingga, tidak perlu menggunakan hadits palsu atau lemah untuk memotivasi masyarakat agar hidup bersih dan sehat.

Masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan
Masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan
( Dok. Istimewa

Cara Mengetahui Hadits Shahih

Untuk menentukan keaslian sebuah hadits atau shahih atau tidak, terdapat kaidah dalam ilmu jarh wa ta’dil (ilmu tentang pengulasan terhadap perawi hadits). Kaidah tersebut meliputi beberapa hal berikut:

  • Sanad (rantai pelaporan) hadits harus bersambung dari perawi ke perawi sampai ke Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam.
  • Berdasarkan periwayatan, tidak ada cacat pada matan (isi) hadits seperti adanya kontradiksi, kesalahan logika, atau informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai agama yang telah ditetapkan.
  • Kehidupan, moral dan karakter perawi yang mengacu pada kualitas dirinya sebagai tokoh keislaman, seperti kewaraan, kejujuran, kebanggaan, dan lain-lain.
Baca Juga :  Bagaimana Cara Kita Memetakan Kebutuhan Peserta Didik? Mari Kita Bahas!

Dengan menggunakan kaidah-kaidah tersebut, para ulama dapat menentukan keaslian sebuah hadits dan apakah hadits tersebut dapat digunakan sebagai panduan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. 

Namun, menilai keaslian sebuah hadits sebaiknya dilakukan oleh ahli hadits yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam bidang ini.

Berita Terkait

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!
Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?
Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?
Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945
Setelah Anda Membaca Modul dan Materi Inisiasi, Menurut Anda, Mengapa Anak dengan Gangguan Bahasa tidak Boleh Langsung Dianggap Malas Berbicara?
Mengenal Apa Itu Wantimpres: Fungsi, Tugas, dan Perannya di Indonesia

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 10:17 WIB

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:10 WIB

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 15:54 WIB

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

Wednesday, 7 October 2026 - 15:39 WIB

Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sunday, 4 October 2026 - 13:42 WIB

Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?

Berita Terbaru