Kenapa Harus Kembang Api? Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara

- Redaksi

Wednesday, 24 December 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru

Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru

SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa setiap kali jarum jam menunjukkan pukul 00.00 di tanggal 1 Januari, langit di seluruh dunia serentak berubah menjadi kanvas penuh warna?

Kembang api telah menjadi sinonim bagi perayaan Tahun Baru. Namun, di balik keindahannya, tersimpan sejarah panjang dan filosofi mendalam yang melintasi batas negara dan budaya.

Akar Sejarah: Mengusir Kegelapan dengan Cahaya

Tradisi menggunakan ledakan dan cahaya bermula di Tiongkok kuno sekitar abad ke-7. Awalnya, masyarakat membakar bambu untuk menghasilkan suara ledakan keras guna menakuti roh jahat, terutama monster legenda bernama Nian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah penemuan bubuk mesiu, bambu digantikan oleh petasan dan kembang api. Filosofinya tetap sama: suara keras dan cahaya terang dipercaya dapat membersihkan nasib buruk dari tahun yang lalu dan melapangkan jalan bagi keberuntungan di tahun yang baru.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Kuliner Girang Usai Dilibatkan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Tradisi Unik Perayaan Api di Berbagai Belahan Dunia

Meskipun kembang api adalah standar global, beberapa negara memiliki cara unik untuk memadukan elemen api dalam tradisi mereka:

  • Skotlandia (Hogmanay): Di Stonehaven, warga mengayunkan bola api raksasa di atas kepala mereka sambil berjalan menuju laut. Ini melambangkan pembersihan dan pemurnian.
  • Ekuador dan Panama: Masyarakat membakar boneka jerami yang menyerupai tokoh politik atau karakter film (disebut Año Viejo). Tradisi ini melambangkan penghancuran hal-hal negatif dari tahun sebelumnya sebelum kembang api utama dinyalakan.
  • Jepang: Selain kembang api modern yang megah, kuil-kuil di Jepang membunyikan lonceng sebanyak 108 kali (Joya no Kane) untuk menghapus 108 dosa manusia, seringkali diiringi dengan pertunjukan api unggun yang khidmat.
Baca Juga :  PADA Dasarnya Dalam Satu Perusahaan Modal (Ekuitas) Dipisahkan Komponen Saldo Laba/Laba Ditahan (Retained Earning), Meskipun Saldo Laba Tersebut

Mengapa Kita Masih Terpesona?

Secara psikologis, kembang api menciptakan efek “awe” atau kekaguman kolektif. Di tengah hiruk-pikuk dunia, kembang api adalah salah satu momen langka di mana ribuan orang berkumpul, mendongak ke arah yang sama, dan merasakan harapan yang serupa.

Cahaya kembang api melambangkan optimisme. Seperti bunga api yang mekar di tengah kegelapan malam, kita diingatkan bahwa selalu ada keindahan yang bisa diciptakan meski di masa-masa sulit sekalipun.

Kembang api bukan sekadar pertunjukan visual; ia adalah jembatan antara masa lalu yang penuh tradisi dan masa depan yang penuh harapan. Dari pengusir monster di Tiongkok hingga simbol persatuan di kota-kota modern seperti Sydney dan New York, api tetap menjadi elemen inti dalam merayakan awal yang baru.

Baca Juga :  Apa Manfaat Eco Enzyme Bagi Lingkungan, Terutama dalam Hal Pengelolaan Limbah Organik?

 

Berita Terkait

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!
Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?
Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?
Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Friday, 9 October 2026 - 10:23 WIB

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

Thursday, 8 October 2026 - 10:17 WIB

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:10 WIB

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 15:54 WIB

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

Berita Terbaru