Ilustrasi kebakaran tanjung priok (Dok. Ist)
Swarawarta.co.id – Puluhan warga Desa Korleko dan Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, melakukan aksi protes terhadap aktivitas penambangan galian C di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel.
Mereka membakar alat berat dan gazebo di lokasi tambang sebagai bentuk protes atas pelanggaran janji yang dilakukan oleh pekerja tambang.
Warga kesal karena limbah tambang dibuang ke sungai, padahal sebelumnya pekerja tambang berjanji untuk tidak melakukannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, warga juga keberatan dengan jam operasional aktivitas penambangan yang dilakukan di luar jam yang telah ditentukan.
“Sebelumnya para penjaga di lokasi tambang memberikan jaminan kalau kedapatan lagi membuang limbah, mereka siap menerima risiko basecamp dan alat berat mereka dibakar, itulah sebabnya tadi malam masyarakat turun ke lokasi,” ujar salah satu warga
Aksi protes ini menunjukkan ketidakpuasan warga terhadap aktivitas penambangan yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
SwaraWarta.co.id - Pertanyaan "apakah PKH sudah cair hari ini 2026?" menjadi salah satu topik paling…
SwaraWarta.co.id - Oppo kembali mengguncang pasar smartphone Indonesia dengan meluncurkan Oppo A7 Pro 5G. Ponsel ini…
SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial TikTok dan X kembali dihebohkan dengan pencarian massal link video Bilqis…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda membayangkan mendapat hadiah mobil mewah dari bos hanya karena rajin bekerja?…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana kronologi penangkapan buronan penipuan Rp50 Miliar di Bali? Aksi kejar-kejaran lintas provinsi akhirnya…
SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…