Berita

Lagi! Mahasiswa Palu jadi Korban Demo Tolak Revisi RUU

Korban lagi! Usai banyaknya berita korban saat melakukan demo tolak revisi UU Pilkada. Kini tiga mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu mengalami luka-luka saat mengikuti demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada Jumat (23/08/2024).

 

Rektor Kemahasiswaan Universitas Tadulako, Sagaf, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut memang terjadi, bahkan salah satu korban masih dalam perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

” Satu orang masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu,” ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Sagaf, dikutip dari kabarsulteng

 

Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang sedang dirawat adalah mahasiswa baru dari Fakultas Kehutanan Untad, sementara satu mahasiswa lainnya sudah diperbolahkan pulang.

 

Diketahui mahasiswa yang kehutanan yang dirawat kini telah sadar dan mendapatkan perawatan intensif setelah sebelumnya dibawa ke RS Bhayangkara dalam keadaan tidak sadarkan diri.

 

Selain mahasiswa itu, ternyata masih ada mahasiswa lain yang mengalami cedera di telinga dan kini tengah dirawat di RS Undata Palu.

 

Sagaf memastikan bahwa pihak universitas telah meminta pada pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi mahasiswa Universitas Tadulako yang terluka.

 

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan korban dan meminta pihak rumah sakit untuk memberikan perawatan maksimal,” tegas Sagaf

 

Sebelumnya, aksi untuk mengawal putusan MK menjadi ricuh ketika massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se-Kota Palu berusaha memasuki gedung DPRD Sulteng sekitar pukul 15.40 WITA.

 

Melihat hal ini aparat kepolisian lalu menggunakan water cannon untuk membubarkan massa, serta menembakkan gas air mata dan beberapa tembakan peringatan untuk memaksa massa mundur.

 

Ratusan petugas dengan perlengkapan lengkapnya yang berupaya mengusir massa dari lokasi demonstrasi. Selain mahasiswa, ternyata masyarakat di sekitar lokasi juga terkena dampak dari tindakan aparat kepolisian saat membubarkan aksi.

 

Bahkan salah satu karyawan warung makan dilarikan ke rumah sakit usai pingsan akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh polisi.

Jurnalis Magang

Peserta Magang Jurnalistik Online

Recent Posts

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

5 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

11 hours ago

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

SwaraWarta.co.id - Apa itu herbig-haro dan bagaimana cara memotretnya? Menjelajahi keindahan langit malam selalu menyimpan…

11 hours ago

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Sara Wijayanto cerai? Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah…

14 hours ago

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial Malaysia sedang dihebohkan dengan gerakan boikot besar-besaran terhadap produk Indonesia.…

15 hours ago

BOCORAN One Piece Chapter 1195: Zoro Kuasai Haki Raja, Sanji Hadapi Kelemahan Terbesar!

SwaraWarta.co.id - Para nakama, persiapkan diri kalian! Spoiler One Piece Chapter 1195 akhirnya bocor dan…

1 day ago