Berita

Makam Palsu di Ponorogo Dibongkar, Ternyata Tak Ada Jenazah di Dalamnya

SwaraWarta.co.id – Suasana di kompleks makam Kiai Ageng Nur Salim di Dukuh Mantup, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo, kini sudah kembali tenang.

Tak ada lagi kerumunan orang yang datang berziarah atau tenda-tenda untuk ritual. Yang tersisa hanyalah gundukan tanah dan bekas pembongkaran makam.

Selama dua tahun terakhir, makam ini menarik perhatian banyak orang. Tapi belakangan diketahui bahwa makam tersebut ternyata palsu.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada bukti sejarah, tidak tercatat dalam silsilah keluarga, dan tokoh yang diklaim dimakamkan pun tidak dikenal.

Pemilik tanah, Hariyanto, bercerita bahwa makam itu awalnya muncul karena ia mengalami mimpi sebanyak tiga kali. Dalam mimpinya, ia sedang membersihkan bagian timur makam keluarganya. Cerita mimpi itu kemudian berkembang.

Seorang warga bernama Haji Daironi mengajak seorang kiai bernama Amin dan tokoh spiritual yang dikenal dengan nama Mbah Lurah Lamiran untuk melihat lokasi.

Menurut mereka, Mbah Lurah sempat “dihipnotis” di jalan dan diberi petunjuk tentang lokasi makam. Di tempat itulah kemudian dibangun makam yang diklaim sebagai milik “Mbah Nyai Ageng Condrowarti binti Sayid Usman Al Yamani”, yang katanya merupakan istri kedua dari Kiai Ageng Nur Salim, salah satu penyebar Islam di Ponorogo.

Namun, Hariyanto sendiri merasa ragu. Ia mengatakan bahwa tidak ada satu pun dari keluarga atau leluhurnya yang pernah mendengar nama tersebut.

Meski demikian, makam itu tetap ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah seperti Solo, Ngawi, dan Madiun, apalagi saat bulan Ramadan.

Keramaian itu justru membuat Hariyanto semakin gelisah. Ia menjelaskan bahwa tanah itu adalah milik keluarganya. Menurutnya, hanya keluarga asal Karanglo yang berhak dimakamkan di situ.

Setelah Hariyanto menyampaikan kegelisahannya kepada Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah, organisasi ini langsung melakukan penelusuran.

Ketua PWI, Nanang Saiful Fathoni, mengatakan bahwa tidak ditemukan bukti sejarah, literatur, atau silsilah yang mendukung keberadaan tokoh tersebut.

PWI kemudian mengadakan pertemuan dengan Hariyanto dan pihak kelurahan. Dari pertemuan itu disepakati bahwa makam tersebut palsu dan perlu dibongkar. Pembongkaran dilakukan dengan persetujuan tertulis dari Hariyanto dan melibatkan sekitar 100 warga. Semua proses berlangsung damai dan tertib.

Yang mengejutkan, setelah dibongkar, tidak ditemukan jenazah di dalam makam. Hanya ada tanah dan pasir di dalam gundukan sepanjang dua meter dan tinggi 1,5 meter yang dibangun di tepi sawah, tepat di sebelah timur pagar makam utama.

Nanang menambahkan bahwa makam tersebut sebelumnya sering digunakan untuk ritual yang tidak jelas.

“Ini bisa berbahaya bagi akidah umat. Banyak yang datang tanpa tahu siapa yang diziarahi,” jelasnya.

Kini, setelah makam palsu itu dibongkar, kawasan pemakaman kembali tenang dan hanya digunakan untuk keluarga yang benar-benar memiliki hak. Hariyanto berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

14 minutes ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

29 minutes ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

41 minutes ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

54 minutes ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

19 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

1 day ago