Pendidikan

Menurut Kalian Mengapa Kita Tidak Merasakan Bumi Berputar? Berikut ini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id – Pernahkah kalian duduk diam di kursi, lalu tiba-tiba teringat bahwa sebenarnya kita sedang berada di atas “bola” raksasa yang berputar sangat cepat? Secara ilmiah, Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan sekitar 1.600 kilometer per jam di wilayah khatulistiwa.

Namun, pertanyaannya: menurut kalian mengapa kita tidak merasakan bumi berputar?

Mungkin terdengar aneh, tapi ada alasan fisik yang sangat logis di balik fenomena ini. Mari kita bedah satu per satu agar rasa penasaran kalian terjawab.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Kecepatan yang Konstan (Tanpa Akselerasi)

Alasan utama mengapa kita tidak merasakan rotasi Bumi adalah karena kecepatannya yang konstan. Dalam ilmu fisika, manusia hanya bisa merasakan perubahan kecepatan (akselerasi atau deselerasi).

Bayangkan kalian sedang berada di dalam pesawat terbang atau kereta api yang bergerak sangat mulus pada kecepatan tetap. Kalian bisa berjalan di koridor atau minum kopi tanpa tumpah, seolah-olah kalian sedang diam di tanah.

Kalian baru akan merasakan gerakan jika pesawat tersebut tiba-tiba menambah kecepatan atau mengerem mendadak. Karena Bumi berputar dengan kecepatan yang tetap dan stabil selama miliaran tahun, tubuh kita tidak mendeteksi adanya guncangan.

  1. Gravitasi yang Mengikat Kita

Mengapa kita tidak terlempar ke luar angkasa saat Bumi berputar kencang? Jawabannya adalah gravitasi. Gaya gravitasi Bumi sangat kuat sehingga ia menarik segala sesuatu manusia, air laut, hingga gedung-gedung tinggi menuju pusat gravitasi. Hal ini membuat kita tetap menapak dengan kokoh di permukaan Bumi tanpa merasa sedang “terombang-ambing.”

  1. Atmosfer yang Ikut Berputar

Banyak orang mengira jika Bumi berputar, seharusnya ada angin kencang yang menerpa wajah kita secara terus-menerus. Faktanya, atmosfer Bumi tidak diam. Atmosfer atau lapisan udara kita ikut berputar bersama Bumi karena pengaruh gravitasi dan gesekan. Jadi, karena udara di sekitar kita bergerak pada kecepatan yang sama dengan kita, tidak ada perbedaan tekanan yang membuat kita merasa sedang melaju kencang.

  1. Skala Bumi yang Sangat Besar

Bumi itu sangat besar, sedangkan kita manusia sangatlah kecil. Meskipun 1.600 km/jam terdengar cepat, Bumi hanya melakukan satu putaran penuh (360 derajat) dalam waktu 24 jam. Secara sudut, putaran ini sebenarnya sangat lambat, bahkan lebih lambat dari jarum jam pada jam dinding kalian! Karena skala yang masif ini, sensor keseimbangan di telinga dalam manusia tidak mampu mendeteksi gerakan tersebut.

Jadi, menurut kalian mengapa kita tidak merasakan bumi berputar? Jawabannya adalah kombinasi dari kecepatan yang konstan, kekuatan gravitasi, atmosfer yang ikut bergerak, serta skala Bumi yang luar biasa besar dibandingkan ukuran manusia. Kita beruntung tinggal di planet yang gerakannya begitu stabil sehingga kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana rincian penyaluran dana daerah Rp599 triliun oleh pemerintah? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan…

2 hours ago

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

8 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

8 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

9 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

9 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

1 day ago