Swarawarta.co.id – Seorang guru di Madrasah btidaiyah Negeri (MIN) di Lampung Selatan diduga mencabuli anak didiknya yang berusia 14 tahun.
Menurut Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, pelaku menggunakan modus mengobati suara korban agar bisa menang perlombaan tilawah.
“Tersangka Z ini adalah guru di sekolah korban, dia mengajar ngaji. Modusnya meyakinkan korban agar memiliki suara bagus untuk perlombaan tilawah, jadi leher korban ini dipegang-pegang,” kata AKBP Yusriandi, Minggu (9/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa aksi pencabulan dilakukan dua kali oleh pelaku terhadap korban.
“Semuanya dilakukan di lingkungan sekolah korban,” tuturnya.
Pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku menyukai korban yang merupakan anak didiknya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini mengakui perbuatannya. Dia mengaku suka terhadap korban,” jelas Yusriandi.
SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…
SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…
SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…
SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…
SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…
SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…