Berita

Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Insiden Polisi Tabrak Ojol hingga Tewas

SwaraWarta.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.

Affan, berusia 21 tahun, tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi di Jakarta. Presiden juga meminta penyelidikan yang transparan dan menyeluruh terhadap insiden ini.

Dalam rekaman video resmi, Prabowo menyatakan shock dan kecewa atas tindakan berlebihan aparat. Ia menegaskan bahwa para personel yang bertanggung jawab harus mendapat sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku. “Saya memerintahkan investigasi yang menyeluruh dan transparan… mereka yang terlibat wajib bertanggung jawab,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, telah mengungkap bahwa tujuh anggota Brimob yang berada dalam satu rantis saat insiden tersebut kini ditahan. Mereka menghadapi penyelidikan lanjutan dan sanksi internal.

Respons masyarakat terhadap tragedi ini meluas dengan cepat. Mahasiswa dan komunitas ojol turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di berbagai kota, menuntut keadilan atas kematian Affan. Hashtag seperti #PolisiPembunuhRakyat menjadi trending di media sosial, mencerminkan kemarahan publik yang meluap.

Presiden Prabowo juga mendatangi kediaman keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Pemerintah menjanjikan dukungan bagi keluarga Affan, menggarisbawahi pentingnya rasa kepekaan dan reformasi dalam tubuh kepolisian.

Aksi solidaritas turut dilakukan oleh Gojek dan Grab, dengan menampilkan logo simbol berkabung sebagai bentuk penghormatan kepada Affan.

Insiden ini memicu gejolak sosial yang signifikan. Di Makassar, unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan, menyebabkan tiga korban tewas dan lima lainnya luka-luka akibat gedung dewan daerah dibakar massa. Protes juga sempat menyebar ke Bandung dan Yogyakarta, serta mengganggu layanan transportasi publik di Jakarta.

Presiden Prabowo berharap agar kasus ini menjadi momen introspeksi mendalam terhadap perilaku aparat. “Saya harap penegakan hukum berlangsung adil, serta institusi kita belajar untuk tidak menyakiti rakyatnya sendiri,” tuturnya.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

13 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

19 hours ago

Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!

SwaraWarta.co.id - Apa itu herbig-haro dan bagaimana cara memotretnya? Menjelajahi keindahan langit malam selalu menyimpan…

19 hours ago

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Sara Wijayanto cerai? Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah…

22 hours ago

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial Malaysia sedang dihebohkan dengan gerakan boikot besar-besaran terhadap produk Indonesia.…

24 hours ago

BOCORAN One Piece Chapter 1195: Zoro Kuasai Haki Raja, Sanji Hadapi Kelemahan Terbesar!

SwaraWarta.co.id - Para nakama, persiapkan diri kalian! Spoiler One Piece Chapter 1195 akhirnya bocor dan…

2 days ago