Gus Miftah: Belajar Ikhlas dan Kesabaran dari Presiden Jokowi dalam Transisi Pemerintahan

- Redaksi

Tuesday, 8 October 2024 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Pendakwah terkenal sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, mengungkapkan bahwa ia belajar tentang keikhlasan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini ia sampaikan saat memimpin doa pada acara BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Miftah merasa terinspirasi dari perjalanan kepemimpinan Jokowi yang penuh dengan kesabaran dan ketenangan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Presiden Joko Widodo sendiri turut hadir dalam acara BNI Investor Daily Summit 2024 tersebut.

Pada kesempatan itu, Jokowi memberikan pandangannya mengenai proses transisi pemerintahan yang akan datang.

Menurutnya, transisi kepemimpinan kali ini akan berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, terutama berkat keterlibatan aktif Prabowo Subianto, Presiden Terpilih Republik Indonesia, dalam berbagai rapat kabinet.

Baca Juga :  Konflik Panas di Laut Merah Berimbas Melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan di BEI

Jokowi menjelaskan bahwa sejak ditetapkan sebagai Presiden Terpilih, Prabowo tidak hanya menghadiri rapat yang berhubungan dengan bidang pertahanan—seperti yang ia lakukan sebelumnya sebagai Menteri Pertahanan—tetapi kini juga aktif dalam semua rapat terbatas dan paripurna.

Hal ini, menurut Jokowi, sangat penting dalam memastikan kelancaran transisi pemerintahan.

Sebagai perbandingan, Jokowi menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjabat sebagai Presiden pada tahun 2014.

Ia mengakui bahwa dibutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah tahun bagi dirinya untuk melakukan konsolidasi dan menyesuaikan diri dengan berbagai tugas serta tanggung jawab baru sebagai kepala negara.

Proses konsolidasi yang cukup panjang ini, menurut Jokowi, menyebabkan hilangnya waktu produktif yang cukup signifikan bagi pemerintahan pada saat itu.

Jokowi menekankan bahwa transisi kepemimpinan yang mulus dan efektif sangat penting untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi, serta mempertahankan optimisme publik.

Baca Juga :  Jajaran MPR Bakal Temuin Jokowi Ma'ruf dan Prabowo Gibran, Ada Apa?

Ia berharap proses transisi yang tersisa, hanya 12 hari lagi, dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan.

Dalam sambutannya, Jokowi juga mengungkapkan rasa syukurnya atas keterlibatan Prabowo dalam persiapan transisi pemerintahan.

Dengan kehadiran Prabowo di berbagai rapat kabinet, Jokowi merasa yakin bahwa masa transisi kali ini akan lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan masa transisi sebelumnya.

Hal ini, menurut Jokowi, akan memberikan keuntungan besar bagi pemerintahan berikutnya, karena tidak ada waktu yang terbuang sia-sia dalam proses adaptasi.

Gus Miftah yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kesabaran dan keikhlasan yang ia pelajari dari Presiden Jokowi menjadi pelajaran berharga bagi dirinya.

Ia mengamati bagaimana Jokowi dengan sabar menghadapi berbagai tantangan dan tetap tenang meski berada di bawah tekanan.

Baca Juga :  Mahasiswi ITB yang Ditahan karena Meme Presiden Prabowo dan Jokowi Kini Dibebaskan

Menurut Gus Miftah, ini adalah contoh nyata bagaimana seorang pemimpin harus bersikap dalam menghadapi tanggung jawab besar.

Dalam doanya, Gus Miftah juga menyampaikan bahwa keteladanan Jokowi dalam memimpin dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, termasuk dirinya sebagai seorang pendakwah.

Ia merasa bahwa pelajaran tentang kesabaran dan keikhlasan ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin dan melayani masyarakat.

Dengan demikian, melalui momen ini, Gus Miftah berharap agar seluruh masyarakat dapat mengambil hikmah dari kepemimpinan Jokowi, khususnya dalam hal menghadapi tantangan dengan kesabaran dan ketenangan.

Pelajaran ini tidak hanya berlaku dalam dunia politik, tetapi juga dalam kehidupan pribadi dan profesional setiap individu.***

Berita Terkait

Viral! Pria Paruh Baya Berbuat Mesum dengan Wanita Diatas Motor di Pinggir Jalan Tanah Abang, Cek Fakta Sebenarnya
BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya
Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel
Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!
Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti
Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka
VIRAL! Video Berjilbab Mesum di Dalam Mobil Durasi 41 Detik Bikin Heboh Warganet, Ini Fakta dan Reaksi Netizen
Kapan Kartu Prakerja Dibuka Kembali? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 12:23 WIB

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya

Wednesday, 30 September 2026 - 12:19 WIB

Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel

Wednesday, 30 September 2026 - 10:11 WIB

Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!

Wednesday, 30 September 2026 - 09:50 WIB

Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti

Tuesday, 29 September 2026 - 09:29 WIB

Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka

Berita Terbaru