Siapa Hashim Djojohadikusumo
SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya, siapa Hashim Djojohadikusumo? Nama ini mungkin tidak sepopuler kakak kandungnya, Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun, di balik layar kekuasaan, sosoknya disebut-sebut sebagai salah satu aktor paling berpengaruh.
Bukan sekadar adik presiden, Hashim adalah miliarder pemilik Arsari Group yang disebut-sebut sebagai “penasihat non-formal” bagi sejumlah kebijakan strategis Prabowo. Lantas, seperti apa rekam jejak pria bernama lengkap Hashim Sujono Djojohadikusumo ini?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hashim lahir di Jakarta pada 5 Juni 1954. Ia merupakan anak bungsu dari ekonom legendaris Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar.
Berbeda dengan Prabowo yang meniti karier di militer, Hashim memilih jalur bisnis. Ia menempuh pendidikan di Pomona College, California, dan memulai karier di dunia perbankan investasi sebelum membangun kerajaan bisnisnya sendiri.
Pada era 1980-an, Hashim dikenal lewat Tirtamas Group yang bergerak di sektor semen, energi, dan keuangan. Salah satu langkah besarnya adalah mengakuisisi PT Semen Cibinong pada 1988.
Setelah sempat terpuruk akibat krisis 1998, ia bangkit dengan mendirikan Arsari Group pada 2006. Nama “Arsari” diambil dari gabungan nama ketiga anaknya: Aryo, Sara, dan Indra. Kini, Arsari Group memiliki portofolio luas, mulai dari pertambangan timah, energi fosil, hingga infrastruktur digital dan aset kripto.
Menurut laporan Forbes tahun 2020, kekayaan Hashim diperkirakan mencapai US$685 juta atau sekitar Rp10,6 triliun. Ia bahkan blak-blakan mengakui bahwa sebagian besar hartanya berasal dari bisnis minyak, gas, dan tambang selama 34 tahun.
Meski tidak pernah menjabat di pemerintahan secara formal, pengaruh Hashim sangat besar. Ia adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan telah mendanai berbagai kampanye politik Prabowo sejak 2009. Kini, ia dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, serta Ketua Satgas Perumahan.
Jadi, siapa Hashim Djojohadikusumo? Ia adalah pembuktian bahwa kekuasaan tidak selalu datang dari kursi jabatan. Di balik figure Prabowo, ada seorang adik yang menguasai sumber daya ekonomi dan menjadi penasihat kunci. Sosoknya jarang tersorot kamera, tetapi jejaknya terasa dalam setiap kebijakan strategis yang diambil pemerintahannya.
SwaraWarta.co.id - Cara daftar TikTok Affiliate untuk pemula ternyata jauh lebih mudah dari yang kamu…
SwaraWarta.co.id - Mathew Baker kembali menolak Australia menjadi bukti nyata komitmen bek muda Melbourne City tersebut…
SwaraWarta.co.id - Penyebab Raffi Ahmad dihujat netizen menjadi perbincangan hangat di media sosial. Gelombang kritik dan…
SwaraWarta.co.id - Kebahagiaan dan rasa bangga tengah menyelimuti manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Sosok…
Musim sepak bola Eropa 2026/2027 kembali menyuguhkan cerita yang menarik untuk diikuti. Sejumlah klub besar…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda mendengar nama Buya Hamka? Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya, siapa Buya Hamka sebenarnya? Nama…