Tim SAR Temukan 5 Jenazah Korban Banjir Bandang dan Longsor di Pegunungan Arfak

- Redaksi

Tuesday, 20 May 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban (Dok. Ist)

Proses evakuasi korban (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Basarnas Manokwari, Yefri Sabaruddin, di Manokwari.

Yefri menjelaskan bahwa total korban meninggal dunia akibat bencana ini sudah mencapai enam orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi pencarian hari ketiga menemukan lima korban, jadi totalnya sudah enam orang,” kata Yefri dalam keterangannya, Senin (19/5/2025).

Kelima jenazah ditemukan antara pukul 10.00 hingga 12.05 WIT, lalu langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat di Manokwari untuk proses identifikasi.

Namun, pencarian terhadap 14 orang lainnya yang masih hilang sementara dihentikan karena cuaca buruk yang membahayakan keselamatan tim penyelamat.

Baca Juga :  Pasutri di Temanggung Ditemukan Tewas Usai Sebelumnya Terseret Arus Banjir

“Korban meninggal dunia yang ditemukan sehari sebelumnya, bernama Harun Maidodga. Jenasahnya sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ujarnya.

Yefri juga menyampaikan bahwa operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak, antara lain, 12 orang dari Basarnas Manokwari, 13 personel dari Kodim 1812/Pegunungan Arfak, 28 personel dari Polres Pegunungan Arfak, 10 orang dari BPBD Papua Barat, 3 orang dari BPBD Pegunungan Arfak.

Selain cuaca ekstrem, pencarian juga terkendala minimnya alat berat. Material longsoran berupa lumpur, batu, dan pohon besar sulit dipindahkan secara manual.

Pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (20 Mei 2025) dengan bantuan alat berat, agar proses evakuasi bisa lebih cepat dan aman.

“Setelah menghentikan operasi. Seluruh personel kembali ke posko dan melakukan debriefing pada pukul 13.28 WIT,” katanya.

Baca Juga :  Dampak Erupsi, Penerbangan di Bandara Komodo Labuan Bajo dibatalkan

Berita Terkait

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?
Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya
Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?
Inilah Deretan Penyebab Kebakaran Trans Home Jogja yang Bikin Geger!

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Tuesday, 6 October 2026 - 13:00 WIB

Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?

Tuesday, 6 October 2026 - 12:04 WIB

PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!

Tuesday, 6 October 2026 - 11:04 WIB

Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Monday, 5 October 2026 - 15:28 WIB

Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya

Berita Terbaru