Berita

Viral di Sosmed! Warganet Serukan Boikot Bank Mandiri, Ternyata Ini Pemicunya

SwaraWarta.co.id – Bank Mandiri dan kode sahamnya BMRI menjadi trending topic di media sosial X (Twitter) setelah kasus pemblokiran rekening seorang koordinator aksi demonstrasi memicu gelombang kemarahan warganet.

Ribuan netizen pun menyerukan aksi boikot terhadap bank pelat merah tersebut, bahkan tak sedikit yang mengancam akan menarik seluruh dananya.

Kronologi Pemblokiran Rekening

Kasus ini berawal dari pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), pada Jumat (21/8/2026).

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekening tersebut berisi saldo sekitar Rp80,9 juta yang merupakan gabungan dana pribadi dan donasi masyarakat untuk mendukung aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI. Pemblokiran terjadi saat Botok sedang mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di Jakarta.

Respons dan Seruan Boikot Warganet

Mengetahui rekening donasi tersebut diblokir secara tiba-tiba, warganet langsung membanjiri akun media sosial Bank Mandiri dengan berbagai komentar kecaman.

Ajakan boikot pun menggema di berbagai platform. Sejumlah netizen di X mengaku akan menarik seluruh dana dari Bank Mandiri, bahkan ada yang nekat menggunting kartu dan membakar buku tabungan sebagai bentuk protes.

“Nilai saham Bank Mandiri langsung anjlok, mereka salah ambil keputusan, memblokir rekening nasabah secara sepihak,” tulis akun X @MilahPass.

Tak sedikit pula warganet yang mengajak masyarakat beralih ke bank swasta agar data dan saldo lebih terjamin.

Klarifikasi Bank Mandiri dan Pihak Terkait

Menanggapi gelombang protes, Bank Mandiri buka suara melalui akun media sosial resminya. Pihak bank menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum serta telah sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, pihak kepolisian meluruskan bahwa tindakan tersebut merupakan penundaan transaksi, bukan penyitaan aset.

DPR RI pun berencana meminta klarifikasi dari Bank Mandiri terkait kasus ini.

Dampak dan Risiko Kepercayaan

Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai kasus ini berpotensi merusak kepercayaan nasabah terhadap sistem perbankan.

“Ketika publik melihat bank dapat menahan uang nasabah karena tekanan aparat, yang rusak adalah kepercayaan terhadap keamanan dana di bank. Industri perbankan hidup dari kepercayaan,” ujar Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira.

Hingga saat ini, rekening milik Botok masih terblokir dan belum ada kepastian kapan akan dibuka kembali. Meski bank sudah meminta maaf, gelombang kekecewaan warganet di media sosial belum juga mereda.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam pengelolaan dana nasabah oleh lembaga perbankan.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

SwaraWarta.co.id - Siswa yang memiliki jumlah kosakata sedikit biasanya akan kesulitan memahami isi buku bacaan…

4 hours ago

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

SwaraWarta.co.id - Bahasa indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. jelaskan perbedaan keduanya…

5 hours ago

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

SwaraWarta.co.id – Polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali…

5 hours ago

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id - BLT Kesra 2026 kapan cair masih menjadi pertanyaan yang paling banyak dicari masyarakat. Kabar…

5 hours ago

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Mengapa tahap identifikasi dalam siklus tet harus didasarkan pada data nyata dan bukan…

24 hours ago

Ole Romeny Tercengang! Gairah Suporter Indonesia Ternyata Beda Jauh dari Eropa, Ini Pengakuannya Setelah Juara FIFA Asean Cup 2026

SwaraWarta.co.id - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, baru saja mengukir sejarah bersama skuad Garuda dengan…

1 day ago