Berita

Waspada! Tujuh Dusun di Ponorogo Alami Kekeringan

Viral! Karena musim panas yang terus melanda, kini ratusan penduduk di tujuh dusun yang terkena dampak kekeringan di Ponorogo hanya dapat mengandalkan pengiriman air bersih dari BPBD untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

 

 

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, mereka saat ini telah mengumumkan status ‘Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla’ sejak 1 Juli lalu.

 

Setelah penetapan status tersebut, BPBD Ponorogo juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana tahunan seperti kekeringan dan kebakaran hutan jika situasi tersebut benar-benar terjadi.

 

Menurut keterangan dari Agung Prasetyo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, mengatakan bahwa setidaknya ada tujuh dusun yang terdaftar sebagai daerah terdampak kekeringan.

 

Ia bahkan merinci bahwa lebih dari 500 warga di daerah tersebut, harus bergantung pada pengiriman air untuk kebutuhan dasar atau kebutuhan hidup mereka.

 

“Ya lebih kalau 500 warga, sumber air di daerah mereka sudah susut tidak bisa digunakan lagi. Mereka bergantung dari dropping air yang kami kirim sebanyak 2 kali seminggu tiap daerah,” tukas Agus, dikutip dari kanalindonesia.

 

Agung juga menyebutkan serta merinci dusun-dusun dan desa yang terdampak kekeringan, yang saat ini telah menjadi rute pengiriman air bantuan tiap minggu.

 

 

“Sementara ada dusun Sukun krajan, Sukun basecamp, Dungus, Jenggring ,Bedog, Krajan tengah, dan Klatakan. 7 dusun tersebut tergabung dalam desa Sidoarjo, Karangpatihan, Duri, Wates, dan Belang. Kecamatanya di Pulung, Slahung, dan Bungkal,” jelas Agung.

 

 

Setelah memberikan penjelasan secara rinci, ia menyampaikan bahwa jumlah air yang didistribusikan mencapai 29 tangki atau sudah mencapai ratusan ribu meter kubik.

 

“Sudah lebih dari 29 tangki air kami salurkan mas, kalau ditotal kira-kira 168.000 liter air sudah kami gunakan dropping. Pastinya akan terus bertambah seiring musim hujan yang tak kunjung turun,” tutur Agung, dikutip dari kanalindonesia.

Jurnalis Magang

Peserta Magang Jurnalistik Online

Recent Posts

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

SwaraWarta.co.id - Apa alasan presiden prabowo meresmikan ratusan satuan militer dan enam kodam baru pada…

8 hours ago

Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id - Apa yang dimaksud transisi layanan? dan mengapa transisi layanan itu penting? Transisi layanan…

9 hours ago

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

SwaraWarta.co.id – Disimak soal berikut, tuliskan 11 etika dasar yang digagas dalam tulisan di atas.…

9 hours ago

Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

SwaraWarta.co.id - Seorang guru memperhatikan bahwa banyak siswa di kelasnya sulit bekerja sama dalam tugas…

9 hours ago

Cara Live Streaming di TikTok dengan Hp Khusus untuk Pemula

SwaraWarta.co.id - Ingin tahu cara live streaming di TikTok dengan HP secara praktis agar siaran…

9 hours ago

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

SwaraWarta.co.id - Cara mengecek bsu 2026 cair 900rb di hp menjadi salah satu informasi paling…

1 day ago