Rumah Nenek di Ponorogo Terbakar, Seluruh Isi Rumah Ludes Dilalap Api

- Redaksi

Friday, 13 June 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah nenek di Ponorogo yang ludes terbakar (Dok. Ist)

Rumah nenek di Ponorogo yang ludes terbakar (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sebuah rumah milik seorang nenek bernama Parti (70), warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, habis terbakar pada Kamis sore, 12 Juni 2025.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Saat kejadian, Parti sedang tidak berada di rumah karena sedang berkunjung ke rumah anaknya. Rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Menurut keterangan Kepala Bidang Penyelamatan dan Damkar Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, kebakaran diketahui oleh tetangga sekitar yang kemudian berusaha memadamkan api sebisanya sebelum petugas datang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban hidup seorang diri, ketika peristiwa sedang di rumah anaknya. Tidak ada korban karena pemilik rumah sedang berada di luar,” ungkap Bambang, kepada wartawan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Umumkan Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua di Jakarta

Diduga, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan rumah terbuat dari kayu dan banyak barang di dalam rumah yang mudah terbakar.

Selain menghancurkan bangunan rumah, api juga menghanguskan barang-barang berharga dan sejumlah dokumen penting milik Parti.

“Penyebab pasti belum kita ketahui, tapi diduga karena hubungan arus pendek dan menyebar ke pondasi rumah yang terbuat dari kayu,” ujarnya.

Proses pemadaman tidak mudah karena angin saat itu cukup kencang, yang membuat api cepat menyebar.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Butuh waktu sekitar 30 menit bagi petugas untuk mengendalikan kobaran api.

Baca Juga :  Muncul Gerakan Salam 4 Jari, TKN Sebut Bentuk Kepanikan

“Api padam sekitar setelah 30 menit kita melakukan pemadaman. Saat ini kita masih melakukan pembasahan agar api benar benar padam,” pungkas Bambang.

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terbaru