| Presiden Joko Widodo buka suara usai dilaporkan ke KPK (FB/ Presiden Joko Widodo) |
SwaraWarta.co.id – Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya buka suara terkait dengan laporan TPDI ke KPK.
Keluarga Jokowi yang terdiri dari Anwar Usman, Gibran, dan Kaesang memang dilaporkan ke KPK atas tudingan nepotisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaporan tersebut dilakukan usai Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Alih-alih menyanggah, justru Jokowi memaklumi pelaporan tersebut sebagai salah satu proses demokrasi di bidang hukum.
“Ya itu kan proses demokrasi di bidang hukum,” ungkap Jokowi.
Presiden RI dua periode tersebut juga menghargai laporan yang dilayangkan oleh TPDI kepada dirinya dan keluarga.
“Ya kita hormati semua proses itu,”
Sebelumnya, MK telah mengabulkan gugatan batas minimal usia capres dan cawapres minimal 40 tahun atau sudah pernah menjadi kepala daerah.
Hal itulah yang membuat banyak pihak menganggap bahwa keputusan tersebut mengandung unsur nepotisme.
Laporan yang dilayangkan oleh TPDI itu juga memancing respon dari Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) yakni Juri Ardiantoro.
Juri meminta pelapor untuk membuktikan terkait dengan tudingan yang dilayangkan kepada keluarga presiden.
“Menyangkut Pak Presiden dan keluarga, saya ingin menyampaikan bahwa sesuai prinsip hukum siapa yang menuduh, dia yang harus membuktikan. Jadi hati-hati melaporkan hanya dengan asumsi tanpa bukti. Apalagi yang dituduh adalah presiden dan keluarga. Terhadap pihak lain yang dituduh, saya tidak berkomentar,” ujar Juri Ardiantoro.
Ali Fikri selaku Kabag pemberitaan KPK juga membenarkan terkait dengan laporan tersebut.
Ali mengungkapkan bahwa saat ini KPK akan melakukan analisis dan verifikasi terkait dengan laporan tersebut.
Lebih lanjut MK masih mengecek laporan tersebut apakah sudah memenuhi syarat dan sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.
Tidak hanya mendapatkan respon dari presiden Jokowi, laporan yang dilayangkan oleh TPDI juga memancing reaksi Anwar Usman.
Anwar Usman hanya beraksi dengan tawa atas laporan yang dilayangkan kepada keluarga Jokowi termasuk juga dirinya.
Lebih lanjut Anwar enggan berkomentar banyak terkait pelaporan terhadap dirinya. Dirinya juga tidak menyebutkan rencana pemeriksaan oleh MKMK.
Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan atas dirinya dengan santai. Bahkan anak sulung presiden Jokowi tersebut tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Bahkan Gibran juga tidak keberatan jika pelaporan atas dirinya ditindaklanjuti KPK. Justru dirinya mempersilahkan jika KPK akan menindaklanjuti.
“Ya biar ditindaklanjuti KPK, monggo, silakan,”
Terkait pro kontra dirinya menjadi cawapres yang bakal mendampingi Prabowo, Gibran juga memilih tidak ambil pusing.
SwaraWarta.co.id - Bagi para pemain Minecraft yang ingin mencoba fitur advanced seperti membuat sistem teleportasi…
SWARAWARTA.CO.ID — Perubahan besar dalam dunia kerja global terjadi dalam satu dekade terakhir. Kemajuan teknologi,…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara mendapatkan CapCut Pro gratis? Siapa yang tidak kenal CapCut? Aplikasi edit…
SwaraWarta.co.id – Apa saja ide hampers lebaran yang murah dan menarik? Lebaran selalu menjadi momen…
SwaraWarta.co.id – Apa yand dimaksud masa ihtidhar? Dalam perjalanan hidup manusia, kematian adalah sebuah kepastian…
SwaraWarta.co.id - Memiliki hunian layak adalah impian setiap keluarga. Di tahun 2026, pemerintah semakin memudahkan…