Korban Baru Konflik Laut Merah, China Merugi

- Redaksi

Friday, 19 January 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China Merugi Akibat Konflik Laut Merah-SwaraWarta.co.id (Sumber: Tribunnews)

SwaraWarta.co.id – Gangguan di Laut Merah telah merugikan pengusaha China, seperti Han Changming, pendiri Fuzhou Han Changming International Trade Co Ltd.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bisnisnya, yang fokus pada ekspor mobil China ke Afrika dan impor kendaraan off-road dari Eropa, terpengaruh oleh eskalasi di jalur pelayaran global.

Biaya pengiriman kontainer ke Eropa melonjak menjadi sekitar US$7.000 dari US$3.000 pada bulan Desember, menyebabkan kerugian bagi perusahaan.

Han mengungkapkan bahwa gangguan ini telah menghapus keuntungan tipis perusahaannya, sementara premi asuransi pengiriman yang lebih tinggi juga memberikan dampak buruk.

Ketegangan di Laut Merah mengungkapkan kerentanan perekonomian China, yang sangat bergantung pada ekspor rentan terhadap gangguan pasokan dan guncangan permintaan eksternal.

Baca Juga :  Nasib Sritex Diujung Tanduk: Kritis Bahan Baku hingga Liburkan 2500 Karyawan

Dengan ekonomi yang sedang melemah akibat krisis properti, permintaan konsumen yang lemah, menyusutnya populasi, dan pertumbuhan global yang lesu, China menghadapi tantangan yang signifikan. PDB China hanya tumbuh 5,2% di tahun 2023, mencapai level terlemah dalam beberapa dekade.

Pabrik yang tutup dan cuti pekerja migran akibat Tahun Baru Imlek pada bulan Februari menciptakan kekacauan tambahan, memperlambat pengiriman barang otomatis bahkan bisa menghadapi kelangkaan.

Han memohon kepada pemasok dan pelanggan untuk menanggung sebagian biaya tambahan guna menjaga kelangsungan perusahaannya.

Ketegangan di Laut Merah disebabkan oleh serangan militan Houthi Yaman terhadap kapal-kapal, yang menyulitkan perdagangan maritim.

Meskipun serangan dilakukan sebagai protes terhadap serangan Israel ke Gaza, AS dan Inggris menyerang basis Houthi sebagai tanggapan. Namun, kekerasan terus berlanjut.

Baca Juga :  Badan Gizi Nasional Buka 33.378 Formasi PPPK 2025 untuk Program Makan Bergizi Gratis

Laut Merah merupakan rute pelayaran terpendek dari Asia ke Eropa, melalui Terusan Suez.

Beberapa kapal mengubah rute mereka ke jalur Timur-Barat yang lebih panjang, melalui ujung selatan Afrika, Tanjung Harapan, Afrika Selatan.

Ini menambah jadwal pengiriman selama dua minggu, mengurangi kapasitas peti kemas global, dan memutus rantai pasokan.

Beberapa perusahaan logistik melaporkan kekurangan kontainer di pelabuhan Ningbo-Zhoushan, salah satu pelabuhan tersibuk di dunia. Terusan Suez adalah jalur utama pengiriman barang China ke arah barat, termasuk sekitar 60% ekspornya ke Eropa.

Pemerintah China merespons dengan mengajak semua pihak untuk menahan diri dan memprioritaskan keamanan dan stabilitas regional.

Beijing berharap pihak terlibat dapat memulihkan dan menjamin keamanan jalur air di Laut Merah, menjaga kelancaran produksi global, rantai pasokan, serta tatanan perdagangan internasional.

Baca Juga :  Puan Maharani Hadiri Retret Kepala Daerah di Akmil, Dukung Pembangunan Merata

Di tengah ketegangan, seorang pejabat senior Houthi menjanjikan perjalanan aman bagi kapal-kapal Rusia dan China melalui Laut Merah.

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa perairan di sekitar Yaman aman selama kapal tidak terhubung dengan negara tertentu, terutama Israel.

Kondisi ini menciptakan tantangan serius bagi perusahaan perdagangan luar negeri, dengan beberapa pesanan mengalami penundaan hingga beberapa minggu.

Situasi ini juga dapat memicu penundaan barang yang dijadwalkan tiba di rak-rak Barat pada bulan April atau Mei, mengingat waktu tambahan yang diperlukan bagi kapal untuk kembali ke tujuan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah China berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan departemen terkait, mengikuti perkembangan terkini, dan memberikan dukungan serta bantuan tepat waktu kepada perusahaan perdagangan luar negeri.***

Berita Terkait

VIRAL! Video Sepasang Kekasih di Kontrakan Bikin Geger, Netizen: Astaga, Kok Bisa?
Cara Mengetahui Amper Listrik Di Curi: Tanda dan Cara Mengeceknya
Heboh! Video Asusila 6 Menit di Wakatobi, Dua Terduga Pemeran Dikenakan Wajib Lapor
Geger! Link Video Mesum Guru dan Murid Tersebar di Sosial Media
Astaga! Video Mesum Wanita SMP dengan Pacarnya Viral di X, Warganet Malah Ramai-ramai Buru Linknya
Cara Cek Pengumuman Magang HUB Batch 2: Jangan Sampai Ketinggalan!
Jangan Sampai Kelewatan! Ini Cara Cek BLT September 2026, Cuma Butuh KTP 5 Menit!
Heboh! Video Berdurasi 1 Menit Wanita Bercadar Mesum Jadi Perbincangan Warganet, Lokasi Masih Misterius

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 14:26 WIB

VIRAL! Video Sepasang Kekasih di Kontrakan Bikin Geger, Netizen: Astaga, Kok Bisa?

Sunday, 20 September 2026 - 13:52 WIB

Heboh! Video Asusila 6 Menit di Wakatobi, Dua Terduga Pemeran Dikenakan Wajib Lapor

Sunday, 20 September 2026 - 13:14 WIB

Geger! Link Video Mesum Guru dan Murid Tersebar di Sosial Media

Saturday, 19 September 2026 - 16:48 WIB

Astaga! Video Mesum Wanita SMP dengan Pacarnya Viral di X, Warganet Malah Ramai-ramai Buru Linknya

Saturday, 19 September 2026 - 11:29 WIB

Cara Cek Pengumuman Magang HUB Batch 2: Jangan Sampai Ketinggalan!

Berita Terbaru