Categories: Berita Terbaru

Mahkamah Internasional Telah Mulai Melakukan Sidang Dugaan Genosida Israel di Gaza

Mahkamah Internasional Telah Mulai Melakukan Sidang Dugaan Genosida Israel di Gaza.

SwaraWarta.co.id – Afrika Selatan mengajukan gugatan pertama
terhadap Israel atas tuduhan genosida di Jalur Gaza di Mahkamah Internasional PBB (ICJ).

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak lima belas hakim menghadiri sidang perdana Mahkamah
Internasional PBB untuk gugatan hukum Afrika Selatan terhadap Israel, yang
dianggap melakukan genosida di Jalur Gaza.

Sidang dipimpin oleh Joan Donoghue, Presiden ICJ dari
Amerika Serikat, dan wakilnya, Kirill Gevorgian, dari Rusia. Selain itu,
beberapa hakim tambahan ditunjuk sebagai penggugat Afrika Selatan dan tergugat
Israel.

Profesor John Dugard, mantan pelapor khusus PBB tentang hak
asasi manusia (HAM) di Palestina, memimpin tim kuasa hukum Afrika Selatan,
sedangkan Malcolm Shaw, pakar hukum internasional dari Inggris, memimpin tim
kuasa hukum Israel.

Dalam gugatan setebal 84 halaman itu, Adilla Hasim, anggota
tim kuasa hukum Afrika Selatan, menyatakan bahwa pengeboman di Gaza telah
menjadi yang terburuk dalam sejarah perang kontemporer.

Dalam tiga bulan terakhir, serangan darat dan udara Israel
telah membunuh sedikitnya 23.210 warga Palestina, sebagian besar dari mereka
adalah perempuan dan anak-anak.

sementara tujuh ribu orang lainnya masih belum ditemukan dan
mungkin telah meninggal karena terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Adilla mencatat secara rinci peristiwa yang terjadi di Gaza
dalam dokumen gugatan.

Adilla menyatakan bahwa pembunuhan massal rakyat Palestina
di Gaza adalah tindakan genosida pertama yang dilakukan oleh Israel, yang
melanggar Pasal 2(a) Konvensi Genosida.

Seperti yang dijelaskan oleh sekkretaris jenderal PBB lima
pekan lalu, tingkat penbunuhan Israel sangat berlebihan sehingga tidak ada yang
selamat di Gaza.

Banyak mayat yang tidak dikenal dimakamkan di banyak kuburan
massal karena skala serangan yang dilakukan Israel yang sangat besar.

 Adilla menyatakan
bahwa selama tiga pekan pertama perang, Israel menjatuhkan enam ribu bom ke
Gaza setiap minggu.

Dia juga menyatakan bahwa Israel telah melakukan genosidakedua di Gaza dengan mengganggu rakyat Palestina secara fisik dan mental,
melanggar Pasal 2(b) Konvensi Genosida.

Banyak warga Palestina di Gaza, termasuk anak-anak, sering
ditangkap dengan mata tertutup, dipaksa membuka pakaiannya, dan diangkut
menggunakan truk ke tempat yang tidak diketahui.

Dia menegaskan bahwa penderitaan fisik dan psikologis yang
dialami rakyat Palestina tidak dapat dibantah.

Adalla menyebutkan bahwa Israel melakukan genosida ketiga,
yang melanggar Pasal 2(c) Konvensi Genosida. Ini adalah ketika Israel secara
sengaja membuat Gaza menjadi sangat sulit untuk ditinggali.

 

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Cara Cek Status Penerima PKH Maret 2026: Panduan Lengkap dan Terbarunya

SwaraWarta.co.id - Memasuki bulan Maret 2026, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program…

8 hours ago

Veda Ega Pratama Berhasil Naik Podium di Brasil Moto3: Sejarah Baru Balap Indonesia

SwaraWarta.co.id - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja mengukir sejarah gemilang di kancah balap…

10 hours ago

Jadwal Bansos PKH dan BPNT Cair Maret 2026: Pastikan Anda Terdaftar!

SwaraWarta.co.id - Memasuki bulan Maret 2026, kabar baik kembali hadir bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)…

10 hours ago

Kenapa YouTube Tidak Bisa Memutar Video Padahal Sinyal Bagus? Ini Solusinya!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda merasa kesal saat ingin menonton konten favorit, namun aplikasi terus melakukan…

10 hours ago

Kapan Bank Buka dan Kembali Beroperasional? Ini Jadwal Terbaru dan Informasi Penting

SwaraWarta.co.id – Kapan bank buka? Bagi Anda yang memiliki keperluan transaksi perbankan, baik untuk setor…

11 hours ago

Apakah Benar April 2026 Sekolah Daring? Cek Faktanya!

SwaraWarta.co.id - Belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan isu yang menyebutkan bahwa pada bulan April 2026…

12 hours ago