Mengapa Pemeriksaan Terhadap Perkara Anak Termasuk kedalam Sistem Pemeriksaan Acara Cepat dalam Hukum Acara Pidana?

- Redaksi

Thursday, 19 June 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sistem Pemeriksaan Acara Cepat dalam Hukum Acara Pidana

Sistem Pemeriksaan Acara Cepat dalam Hukum Acara Pidana

SwaraWarta.co.id – Dalam sistem peradilan pidana di Indonesia, terdapat mekanisme khusus yang disebut pemeriksaan acara cepat.

Salah satu perkara yang termasuk dalam sistem ini adalah perkara anak. Lalu, mengapa pemeriksaan terhadap perkara anak termasuk ke dalam sistem pemeriksaan acara cepat dalam hukum acara pidana?

Alasan utamanya berkaitan erat dengan perlindungan terhadap hak anak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dianggap sebagai individu yang masih dalam tahap perkembangan, sehingga proses hukum yang panjang dan berbelit-belit berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang serius.

Oleh karena itu, hukum memberikan perlakuan khusus melalui pemeriksaan acara cepat agar proses penyelesaian kasus dapat berlangsung secara efisien dan tidak berlarut-larut.

Baca Juga :  Wajibkah Wudhu Sebelum Masuk Masjid? Simak Pembahasannya!

Selain itu, sistem acara cepat bertujuan untuk menjamin prinsip kepentingan terbaik bagi anak (best interest of the child).

Pemeriksaan yang dilakukan secara cepat tidak berarti mengabaikan keadilan, namun justru memastikan bahwa anak tidak terlalu lama berada dalam proses hukum yang bisa menghambat pendidikan, perkembangan mental, dan sosialnya.

Dalam hukum acara pidana, pemeriksaan acara cepat diatur secara khusus untuk perkara-perkara tertentu yang dinilai ringan atau menyangkut subjek hukum yang memerlukan perlindungan khusus, seperti anak.

Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menekankan proses peradilan anak harus cepat, sederhana, dan tetap memperhatikan aspek keadilan restoratif.

Baca Juga :  Puan Maharani Desak Evaluasi Menyeluruh SPMB 2025, Soroti Masalah Zonasi dan Manipulasi Data

Pemeriksaan terhadap perkara anak dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti pembimbing kemasyarakatan, orang tua, dan psikolog, untuk memastikan bahwa proses hukum tetap humanis dan edukatif.

Ini menjadi alasan kuat mengapa pemeriksaan terhadap perkara anak termasuk ke dalam sistem pemeriksaan acara cepat dalam hukum acara pidana.

Dengan penerapan acara cepat, negara berupaya membatasi dampak negatif dari proses peradilan terhadap anak dan memberikan kesempatan untuk rehabilitasi serta reintegrasi sosial. Hal ini mencerminkan bahwa peradilan pidana tidak hanya berfokus pada penghukuman, tetapi juga pada pembinaan dan masa depan anak.

 

 

Berita Terkait

Bagaimana Pembangunan di Indonesia Pada Masa Orde Baru? Berikut Pembahasannya Secara Lengkap!
Bagaimana Kesesuaian Bhinneka Tunggal Ika dengan Nilai Pancasila? Berikut Penjelasannya!
Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam? Ini Penjelasannya
Cara Mudah Cek Dapodik Guru 2026: Panduan Lengkap Status Validitas Data
Bagaimana Makanan dan Minuman Membantu Kita Tetap Hidup dan Beraktifitas? Simak Penjelasannya!
Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Ini Alasannya
4 Cara Cek NRG Menggunakan NUPTK Terbaru: Panduan Praktis untuk Guru
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar

Berita Terkait

Tuesday, 20 January 2026 - 10:27 WIB

Bagaimana Pembangunan di Indonesia Pada Masa Orde Baru? Berikut Pembahasannya Secara Lengkap!

Monday, 19 January 2026 - 09:33 WIB

Mengapa Alat yang Digunakan untuk Menyembelih Hewan Harus Tajam? Ini Penjelasannya

Sunday, 18 January 2026 - 16:53 WIB

Cara Mudah Cek Dapodik Guru 2026: Panduan Lengkap Status Validitas Data

Sunday, 18 January 2026 - 15:26 WIB

Bagaimana Makanan dan Minuman Membantu Kita Tetap Hidup dan Beraktifitas? Simak Penjelasannya!

Sunday, 18 January 2026 - 14:03 WIB

Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Ini Alasannya

Berita Terbaru