Dua Jamaah Haji Jember Idap Demensia, Alami Histeris dan Rindu Kampung Halaman

- Redaksi

Sunday, 11 May 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua jamaah haji lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Jember, Achmad Sadin (90 tahun) dan Enjo Endin Parmo (70 tahun), mengalami gangguan daya ingat atau demensia saat tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada Sabtu, 10 Mei. Keduanya tergabung dalam kloter 32 dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Minggu, 11 Mei pukul 19.30 WIB.

Kejadian mengejutkan terjadi saat Achmad Sadin tiba-tiba keluar asrama dan berteriak ingin pulang ke Tempurejo, Jember. Enjo Endin Parmo menunjukkan gejala serupa, ingin pulang ke Jenggawah karena teringat belum memberi makan sapinya. Perilaku ini menunjukkan dampak demensia yang diperburuk oleh perubahan lingkungan dan stres perjalanan jauh.

Tim Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya langsung merespon situasi tersebut. Achmad Sadin dirawat di RS Menur, sementara Enjo Endin Parmo ditangani di Klinik Asrama Haji. Perubahan lingkungan dan kesulitan beradaptasi memang bisa memicu gangguan perilaku pada lansia, khususnya mereka yang rentan secara mental.

Dampak Demensia pada Jamaah Haji Lansia

Kasus ini menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap jamaah haji lansia, terutama yang memiliki kondisi kesehatan seperti demensia. Kecemasan dan kesulitan beradaptasi dapat memicu perilaku tak terduga, seperti keinginan kuat untuk pulang.

Kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat. Selain perawatan medis, dukungan psikologis juga sangat penting untuk menenangkan jamaah dan mengurangi kecemasannya. Pemantauan intensif menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Perlu Regulasi Khusus

Kejadian ini juga menggarisbawahi perlunya regulasi khusus untuk penanganan jamaah demensia. Regulasi ini harus memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah, sekaligus memberikan pedoman bagi petugas dalam menangani kondisi serupa. Hal ini penting untuk menjaga aspek kemanusiaan dan memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah.

Baca Juga :  Lowongan pramugara dan pramugari PT KAI Pendidikan minimal SMA/sederajat Penempatan Jember Mei Tahun 2025

Regulasi tersebut bisa meliputi prosedur skrining kesehatan yang lebih ketat bagi jamaah lansia, pelatihan khusus bagi petugas haji dalam menangani jamaah dengan demensia, dan penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang khusus untuk jamaah dengan kebutuhan khusus.

Badal Haji sebagai Solusi

Dokter Gesta menjelaskan bahwa jamaah haji dengan kondisi demensia diperbolehkan untuk dibadalkan hajinya. Hal ini menjadi solusi humanis agar ibadah haji tetap dapat dilaksanakan meskipun kondisi fisik dan mental jamaah tidak memungkinkan.

Kebijakan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap jamaah dengan kondisi khusus. Dengan dibadalkan hajinya, jamaah tidak perlu dipaksa untuk menjalani ibadah haji dalam kondisi yang sulit dan berpotensi membahayakan kesehatannya.

Baca Juga :  September Ceria! Saldo KPM Terisi Lagi, 5 Bansos Plus Bonus Tambahan Cair Termasuk PKH hingga BPNT

Kesimpulan

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga dalam penyelenggaraan ibadah haji. Perhatian khusus terhadap jamaah lansia, khususnya yang memiliki kondisi medis tertentu, sangatlah penting. Peningkatan layanan kesehatan, regulasi yang lebih komprehensif, dan solusi humanis seperti badal haji perlu terus dikembangkan untuk menjamin kelancaran dan keselamatan jamaah haji.

Hingga Sabtu malam, 10 Mei, sebanyak 30 kloter dengan total 11.381 jamaah telah diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya. Jumlah ini merupakan 30 persen dari total jamaah yang terdaftar sebanyak 36.845 orang.

Berita Terkait

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terbaru

Cara Hitung Matrix Destiny

Pendidikan

Cara Hitung Matrix Destiny: Panduan Lengkap untuk Pemula

Sunday, 25 Jan 2026 - 13:02 WIB