Banjir Bandang di Pekalongan Memakan Korban, 2 Orang Hanyut

- Redaksi

Thursday, 14 March 2024 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banjir bandang terjang Pekalongan
( Dok. Istimewa)


SwaraWarta.co.id
Pada malam Rabu, tanggal 13 Maret 2024, terjadi banjir bandang di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 19.00 WIB. 

Akibat dari peristiwa tersebut, dilaporkan bahwa ada ibu dan anak yang hilang dan belum bisa ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir bandang tersebut terjadi di wilayah RT 01 RW 01, dimana Cipto (47) yang merupakan warga setempat menyatakan bahwa kejadian tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. 

Menurut Cipto, air berasal dari bendungan buatan pabrik yang tidak jauh dari permukiman desa setempat dan menyebabkan banjir bandang karena tumpah ke permukiman setempat karena bendungan tersebut tidak dapat menampung air hujan.

Cipto sendiri sempat terjebak di dalam rumah dengan ketinggian air dan material lumpur hingga satu meter. 

Baca Juga :  Begini Cara Cek Bantuan BSU 2025 yang Paling Gampang dan Cepat

“Sekitar jam 19.00 WIB, sebelumnya memang hujan sejak sore deras, berhenti lalu hujan lagi. Saya masih di dalam rumah,tiba-tiba, ada suara gemuruh, warga terdengar pada panik teriak, tahu-tahu air sudah masuk ke rumah-rumah. Aku sendiri terperangkap di dalam, nggak bisa keluar, air deras bersama material lumpur,” ungkap Cipto dilansir detikJateng.

Selain membawa material lumpur, air juga membawa material rumah yang hancur dari atas akibat terjangan banjir bandang yang cukup deras tersebut. 

“Di dalam satu meter. Airnya deras, sampai jebol bangunan belakang. Barang elektronik dan belanjaan sembako, basah semua,” ungkapnya.

Akibat bencana tersebut, sejumlah rumah warga hilang. Demikian juga ada warga yang dilaporkan sebagai korban hanyut akibat terkena dampak banjir bandang tersebut. 

“Rumah-rumah yang di atas hilang nggak tahu jumlahnya berapa. Ada warga yang hilang dua, iya ibu dan anak, masih dalam pencarian. Puluhan rumah rusak terutama yang di bawah sini, ” ungkapnya.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Puncak Suhu Dingin di Musim Kemarau Ini

Cipto menyatakan bahwa sebelumnya tidak pernah terjadi banjir bandang seperti yang terjadi kali ini.

“Selama nenek moyang kami ada di sini, tidak pernah terjadi banjir bandang seperti ini. Kemungkinan di atas lokasi pembangunan pabrik, kayak ada bendungan, terus jebol,” ungkapnya.

Seorang warga yang bernama Munirah (52) yang tinggal di permukiman lainnya, merupakan korban selamat dari bencana tersebut.

Ia mengaku mempertahankan diri di tengah derasnya air dan material lumpur dengan berpegangan pada tiang rumahnya yang kokoh hingga ia berhasil selamat.

“Saya lagi liat TV, terdengar para tukang proyek (pembangunan pabrik), pada lari-lari. Tidak lama air langsung datang dengan deras, segini (sekitar satu meter). Di Rumah Saya ada empat orang, termasuk suami saya,” katanya saat ditemui detikJateng, di lokasi pengungsian di rumah saudaranya.

Baca Juga :  MK akan Hadirkan 4 Menteri, Begini Tanggapan Gibran

“Air deras, langsung saya pegangan soko (tiang rumah), untung kuat. Saya pegang itu, suami saya juga. Kita melihat barang-barang semua hanyut, dan rumah belakang jebol,” jelasnya.

“Rumah tetangga juga hilang tidak ada lagi. Ada ibu dan anaknya belum ketemu,” ungkapnya.

Saat peristiwa terjadi, Munirah merasa panik karena kondisi jalan yang sulit dilalui sehingga ia berlari menyusul warga lainnya. 

Kondisi hujan yang masih tinggi dan beberapa kali terjadi hujan deras membuat proses evakuasi warga menjadi sulit dilakukan oleh berbagai tim seperti TNI, Polri, PMI, BPBD serta relawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi mengenai jumlah rumah yang hilang dan rusak serta jumlah warga yang masih dilaporkan hilang akibat terkena dampak banjir bandang tersebut.

Berita Terkait

Kapan MagangHub 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya
IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!
Bantuan Sekolah Cair? Begini Cara Cek PIP Sudah Cair atau Belum Lewat HP!
PRJ 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap dan Informasi Terbarunya
Apakah Taufik Hidayat Sudah Ditangkap? Ini Fakta Kasus Terbaru di Bandung
Hotel Sultan Milik Siapa? Kisah Panjang Perebutan Aset Negara!
Mengapa Hotel Sultan Dieksekusi? Ini Sejarah Panjang Sengketa Lahan yang Berakhir Dramatis
Klik di Sini! Cara Mengecek KIP Lewat Online Terbaru, Cepat dan Nggak Ribet!

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 17:09 WIB

Kapan MagangHub 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Thursday, 25 June 2026 - 10:36 WIB

IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!

Thursday, 25 June 2026 - 10:09 WIB

Bantuan Sekolah Cair? Begini Cara Cek PIP Sudah Cair atau Belum Lewat HP!

Wednesday, 24 June 2026 - 10:17 WIB

PRJ 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap dan Informasi Terbarunya

Wednesday, 24 June 2026 - 09:37 WIB

Apakah Taufik Hidayat Sudah Ditangkap? Ini Fakta Kasus Terbaru di Bandung

Berita Terbaru

Kenali profil lengkap Anthony Elanga, winger cepat andalan Newcastle United asal Swedia. Simak biografi, perjalanan karier, posisi bermain, prestasi, hingga kiprahnya bersama tim nasional Swedia.

Rekomendasi

Anthony Elanga menambah daya ledak serangan Newcastle

Thursday, 25 Jun 2026 - 19:11 WIB