Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Berapa Batas Toleransi Telat Ganti Oli Mobil? Perhatikan Ini Biar Gak Berakibat Fatal!


Ilustrasi ganti oli mobil
Ilustrasi ganti oli mobil
( Dok. Istimewa


SwaraWarta.co.id
- Batas toleransi telat ganti oli mobil umumnya wajib diperhatikan oleh pemilik kendaraan tersebut. 

Pasalnya batas toleransi telat ganti oli mobil tentu memberikan sejumlah dampak bagi kendaraan roda empat. 

Bagaimana cara mengetahui batas toleransi telat ganti oli mobil? Simak penjelasan selanjutnya untuk mengetahui hal tersebut. 

Sebagai pemilik mobil, menjaga mesin mobil dalam kondisi prima merupakan kewajiban yang harus dilakukan, salah satunya dengan rutin mengganti oli mesin. 

Penggantian oli mesin secara rutin tersebut akan menjaga kinerja mesin mobil tetap optimal, terlepas dari mobil tersebut masih baru atau sudah berusia.

Perlu diingat bahwa resiko tersebarnya oli yang telat diganti sangat besar, sehingga pemilik mobil mungkin akan bertanya-tanya tentang batas toleransi yang bisa ditoleransi jika oli mobil telat diganti.

Sebenarnya, toleransi telat ganti oli mobil berkisar 500 hingga 1000 km dari rekomendasi ganti oli mobil yang direkomendasikan. 

Pada jarak pemakaian tersebut, oli mobil masih cukup baik namun tetap perlu diganti.

Untuk jenis oli full sintetik, disarankan untuk diganti setiap 10.000 km. Sedangkan untuk oli mobil berbahan mineral, disarankan untuk diganti setiap 5000 km. 

Namun, jika mobil jarang digunakan, disarankan untuk tetap mengganti oli mesin sesuai dengan saran jarak rekomendasi yang disarankan atau setiap 6 bulan sekali.

Tanda Oli Mobil Wajib diganti

Selain dengan melihat jarak tempuh, ada beberapa tanda lain yang dapat dikenali jika oli mobil sudah harus diganti, seperti berikut:

1. Warna Hitam Pekat

Warna oli hitam pekat
Warna oli hitam pekat
( Dok. Istimewa)


Warna yang hitam pekat karena terkontaminasi dengan banyak zat, kerak, gas NOx, dan bensin yang tidak terbakar. 

2. Indikator Menyala

Indikator menyala
Indikator menyala
( Dok. Istimewa)

Selain itu, indikator oli mobil yang menyala dapat menjadi tanda bahwa ada masalah pada sistem oli dan pelumasan oli mobil. 

3. Tetesan Oli Banyak

Oli berceceran
Oli berceceran 
( Dok. Istimewa)


Tanda lainnya adalah jika pada mesin mobil terdapat banyak tetesan oli, maka terdapat kemungkinan adanya kerusakan pada komponen drain plug di mesin mobil yang perlu segera diperiksa dan diperbaiki oleh mekanik ahli.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter