Bansos PKH dan BPNT September 2025 Tak Cair, Banyak KPM Terkejut: Simak Penyebab Utama yang Sering Tidak Terungkap

- Redaksi

Friday, 12 September 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan program bantuan sosial (bansos) penting yang dinantikan banyak keluarga penerima manfaat. Namun, pencairan bansos terkadang mengalami penundaan atau bahkan kegagalan. Berikut beberapa faktor penyebabnya yang perlu dipahami.

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Penundaan atau Kegagalan Pencairan Bansos PKH dan BPNT

Pencairan bansos PKH dan BPNT bisa terhambat karena beberapa hal, mulai dari kategori desil hingga masalah teknis administrasi. Memahami faktor-faktor ini penting agar penerima manfaat dapat mengantisipasi dan menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi.

1. Kategori Desil

Penerima PKH harus termasuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Sedangkan untuk BPNT, penerima diperbolehkan hingga desil 5. Keluarga yang masuk dalam desil 6 hingga 10 tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos. Sistem desil ini digunakan untuk menargetkan bantuan kepada keluarga yang paling membutuhkan.

2. Status “Exclude”

Munculnya keterangan “exclude” pada sistem penyaluran bansos mengindikasikan adanya permasalahan. Beberapa alasan yang menyebabkan status ini antara lain: jumlah anggota keluarga tidak memenuhi syarat, pembaruan data kesejahteraan, saldo rekening di atas Rp5 juta, terindikasi terlibat dalam aktivitas game online terlarang, atau bekerja sebagai PNS (yang tidak diperbolehkan menerima bansos).

Penting bagi penerima untuk mengecek kembali data diri dan memastikan tidak ada hal-hal yang menyebabkan status “exclude” tersebut. Jika menemukan permasalahan, segera lakukan langkah-langkah perbaikan sesuai petunjuk yang diberikan oleh pihak terkait.

3. Status Burekol

Status Burekol (birokrasi yang rumit dan berbelit-belit) seringkali menjadi penyebab keterlambatan pencairan bansos, khususnya bagi penerima yang pencairannya dialihkan ke rekening bank. Proses verifikasi dan transfer dana membutuhkan waktu tambahan.

Penerima bansos disarankan untuk selalu memastikan data rekening bank mereka aktif dan valid. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan penundaan pencairan bansos.

Baca Juga :  Cukup Pakai KTP, Begini Cara Cek Bansos PKH BPNT 2025 Melalui Aplikasi dan Website Resmi Kemensos

4. Tidak Terdaftar di DTKS

Penerima bansos harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika nama sudah tidak terdaftar di DTKS, maka pencairan bansos otomatis tidak akan bisa dilakukan. Perlu segera melakukan pengecekan dan pembaruan data ke pihak yang berwenang.

5. Data Tidak Valid atau Tidak Terverifikasi

Ketidaksesuaian data antara Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dapat menyebabkan pencairan bansos terhambat. Pastikan semua data pribadi sudah benar dan valid. Segera laporkan jika terdapat kesalahan data.

6. Terdeteksi Menerima Lebih dari Satu Bantuan

Beberapa jenis bansos tidak dapat diterima secara bersamaan. Jika terdeteksi menerima lebih dari satu bantuan yang tidak diperbolehkan, maka pencairan bansos bisa tertunda atau diblokir. Perlu memperhatikan persyaratan dan ketentuan masing-masing program bansos.

Baca Juga :  KPM Tiba-tiba Dicoret dari Penerima Bansos? Ikuti 3 Langkah Penting Ini agar PKH dan BPNT Bisa Cair Lagi Meski Status Sudah Exclude

7. Masalah Teknis Administrasi

Rekening bank yang tidak aktif atau ketidaksesuaian nama pada rekening penerima merupakan kendala teknis yang sering terjadi. Hal ini dapat menghalangi proses transfer dana. Pastikan data rekening selalu diperbarui dan sesuai dengan data kependudukan.

8. Belum Melakukan Pemutakhiran Data

Kegagalan melakukan pembaruan data keluarga secara berkala juga bisa mengakibatkan penundaan pencairan bansos. Setiap perubahan data penting, seperti kelahiran anggota keluarga baru atau perubahan alamat, harus segera dilaporkan.

Penerima bansos disarankan untuk aktif memantau dan memperbarui data mereka secara berkala. Hal ini akan mencegah terjadinya penundaan atau kegagalan pencairan bansos di kemudian hari.

Sebagai langkah antisipasi, penerima dapat memeriksa status bansos melalui situs resmi pemerintah untuk memastikan data masih aktif dan layak menerima bantuan. Dengan memahami faktor-faktor di atas, diharapkan pencairan bansos dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut
Tag :

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru