Kebakaran Melanda Kawasan Bukit Anak Dara, Pendaki Diimbau Segera Turun

- Redaksi

Sunday, 1 September 2024 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Bukit Anak Dara, yang terletak di kaki Gunung Rinjani, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa ini dilaporkan terjadi sejak Sabtu malam (30/08) dan hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu Iskandar, Kepala Seksi Perlindungan di Balai Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Rinjani Timur di Kabupaten Lombok Timur, mengungkapkan bahwa hingga siang hari pada Minggu, api masih menyala di beberapa titik.

Pihaknya sedang berupaya keras untuk mengendalikan situasi agar api tidak semakin meluas.

Menurut Lalu Iskandar, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

Saat ini, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik api yang masih aktif.

Upaya dilakukan dengan mengawasi dan mengendalikan api agar tidak merambat lebih jauh. “Kami sedang mengawasi titik api, supaya tidak meluas,” ujarnya.

Baca Juga :  Pramono Rano Menang Satu Putaran, Basuki Tjahaja Purnama Ungkap Hal Ini

Selain upaya pemadaman, KPH Rinjani Timur juga mengeluarkan imbauan kepada para pendaki yang berada di area tersebut.

Mereka diminta segera turun ke areal basecamp registrasi guna menghindari potensi bahaya yang lebih besar.

Salah satu pendaki, Riki, memberikan kesaksian bahwa awalnya api di kawasan Bukit Anak Dara hanya terlihat kecil.

Namun, karena tiupan angin yang kencang dan kondisi cuaca yang kering, api kemudian membesar dan menjalar hingga ke jalur pendakian.

Riki menceritakan bahwa kebakaran yang terjadi membuat beberapa pendaki harus segera turun dari gunung untuk menghindari bahaya.

Petugas di lapangan, termasuk anggota Balai KPH Rinjani Timur, kini tengah berusaha melakukan berbagai upaya pemadaman.

Baca Juga :  Dua Jalur Alternatif untuk Antisipasi Saat Macet Malam Tahun Baru

Mereka menggunakan peralatan sederhana karena kondisi medan yang sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran.

Medan yang berbukit dan jauh dari akses jalan utama menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas dalam menangani kebakaran ini.

Hingga saat ini, KPH Rinjani Timur bersama dengan tim gabungan lainnya terus berupaya untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.

Lalu Iskandar menambahkan bahwa angin kencang dan cuaca yang sangat kering di kawasan tersebut menjadi faktor yang menyulitkan pemadaman api.

Namun, upaya maksimal terus dilakukan untuk meminimalisasi dampak kebakaran ini.

Kebakaran di Bukit Anak Dara ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan, terutama di musim kemarau.

Pendaki dan pengunjung kawasan wisata alam diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengikuti aturan yang ada guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga :  Kesal Ditagih Hutang, Oknum DPRD Diduga Aniaya Pacarnya di Apartemen Jaksel

Selain itu, kerjasama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian alam dan mencegah kebakaran yang bisa merusak ekosistem serta mengancam keselamatan manusia.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan cukup besar.

Masyarakat di sekitar kawasan Bukit Anak Dara juga diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat tanda-tanda kebakaran lain yang mungkin muncul di sekitar mereka.

Dengan kondisi cuaca yang kering dan angin yang tidak menentu, masyarakat dan pendaki di sekitar Gunung Rinjani diharapkan dapat lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya kebakaran hutan yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi.***

Berita Terkait

Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 10:02 WIB

Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!

Friday, 23 October 2026 - 10:39 WIB

Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Berita Terbaru

Cara Cairkan Limit Akulaku ke Dana

Teknologi

2 Cara Cairkan Limit Akulaku ke Dana dengan Cepat dan Mudah

Monday, 26 Oct 2026 - 07:11 WIB