Kronologi Tragedi Penyebab Kebakaran Apartemen di Hongkong

- Redaksi

Thursday, 27 November 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab Kebakaran Apartemen di Hongkong

Penyebab Kebakaran Apartemen di Hongkong

SwaraWarta.co.id – Kebakaran dahsyat melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Distrik Tai Po, Hongkong, pada Rabu (26/11/2025), menewaskan puluhan orang dan menjadi salah satu insiden kebakaran terparah dalam beberapa dekade terakhir.

Artikel ini akan mengulas kronologi dan faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab api menyebar dengan begitu cepat.

Kronologi Singkat Tragedi

Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 14.51 waktu setempat. Hanya dalam waktu 40 menit, status kebakaran dinaikkan ke level empat, dan sekitar pukul 18.22, status mencapai level lima, yang merupakan tingkat tertinggi. Proses pemadaman yang berlangsung selama berjam-jam menghadapi kendala signifikan akibat panas yang menyengat dan reruntuhan perancah yang berjatuhan.

Penyebab Api Menyebar dengan Cepat

Investigasi awal mengungkap beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada penyebaran api yang luar biasa cepat dan luas.

  • Material Konstruksi yang Mudah Terbakar: Kompleks apartemen yang dibangun pada 1983 tersebut sedang menjalani renovasi besar. Faktor utama yang diduga kuat menjadi penyebab api cepat meluas adalah perancah bambu dan jaring konstruksi plastik yang menyelubungi seluruh bangunan. Bambu, meskipun umum digunakan, sangat mudah terbakar. Selain itu, otoritas menemukan papan polistirena (styrofoam) yang digunakan untuk menutupi jendela. Material ini tidak hanya mudah terbakar tetapi juga meleleh dan memperbesar jilatan api.
  • Kelalaian dan Tanggapan Otoritas: Polisi Hong Kong telah menangkap tiga orang, termasuk dua direktur dan seorang konsultan teknik dari perusahaan konstruksi terkait, dengan tuduhan pembunuhan akibat kelalaian berat. Pihak berwenang menduga material pelindung yang digunakan tidak memenuhi standar ketahanan api. Direktur Dinas Pemadam Kebakaran, Andy Yeung, juga menyatakan bahwa keberadaan papan polistirena tersebut “tidak biasa” dan telah dilaporkan untuk penyelidikan lebih lanjut.
  • Faktor Pendukung Lainnya: Beberapa laporan dari warga menyebutkan bahwa alarm kebakaran tidak berbunyi, yang menyebabkan banyak penghuni, termasuk para lansia, tidak menyadari bahaya yang mengancam. Embusan angin juga disebut berkontribusi pada perambatan api dan bara ke menara apartemen lainnya.
Baca Juga :  3 Wisata bandung, Mirip Luar Negeri

Tragedi memilukan ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap material konstruksi, khususnya pada bangunan tinggi yang padat penghuni. Pemerintah Hong Kong telah berjanji untuk meminta pertanggungjawaban pihak yang lalai sesuai hukum yang berlaku.

Insiden ini juga mengingatkan pada pentingnya pemeriksaan berkala sistem keselamatan kebakaran dan prosedur evakuasi yang jelas bagi semua penghuni gedung.

Berita Terkait

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas
KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar

Berita Terkait

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Wednesday, 21 January 2026 - 10:11 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Monday, 19 January 2026 - 15:31 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI

Monday, 19 January 2026 - 10:20 WIB

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Saturday, 17 January 2026 - 11:05 WIB

Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul

Berita Terbaru

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV

Lifestyle

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV

Wednesday, 21 Jan 2026 - 17:05 WIB

Kapankah Manusia Mulai Mengenal Konsep Uang

Pendidikan

Kapankah Manusia Mulai Mengenal Konsep Uang? Mari Kita Bahas!

Wednesday, 21 Jan 2026 - 07:00 WIB