Kejam! Ibu di Surabaya Pukuli Anak 7 Tahun Gegara Uang Lebaran Hilang

- Redaksi

Wednesday, 2 April 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak yang dipukuli (Dok. Ist)

Ilustrasi anak yang dipukuli (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang ibu di Surabaya, tepatnya di Tanah Merah, Kenjeran, tega menganiaya anaknya yang baru berusia 7 tahun.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (29 Maret 2025) karena sang anak diduga menghilangkan uang yang disimpan oleh ibunya untuk kebutuhan Lebaran.

Karena marah, sang ibu memukuli anaknya menggunakan sapu dan botol air mineral, hingga anak tersebut mengalami memar di beberapa bagian tubuh.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, ibu tersebut mengusir anaknya keluar rumah pada malam hari. Anak tersebut ditemukan oleh warga, yang kemudian mengantarnya kembali ke rumah.

Warga yang khawatir mencoba bertanya kepada ibu pelaku, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Hal ini memicu keributan antara warga dan pelaku yang terlihat dalam video yang beredar di media sosial.

Baca Juga :  Profil Alwin Jabarti Kiemas: Dari Pengusaha Digital ke Tersangka Kasus Judi Online

Ida Widayati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), menyampaikan keprihatinannya terhadap kejadian ini.

“Kami prihatin dengan kejadian ini dan langsung turun tangan untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang dibutuhkan,” kata Ida, Selasa (1/4/2024).

Ia menyebutkan bahwa kondisi ekonomi yang sulit membuat ibu pelaku semakin temperamental. Pihak berwenang langsung turun tangan untuk memastikan anak tersebut mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang diperlukan.

Kejadian ini sebelumnya viral di media sosial, di mana banyak orang terkejut mengetahui anak yang berlari keluar rumah tanpa pakaian dan dalam kondisi babak belur.

Warga yang melihatnya mengungkapkan bahwa anak tersebut sangat ketakutan setelah dianiaya oleh ibunya.

Baca Juga :  X Luncurkan Fitur Pesan Baru Bernama XChat, Masih Versi Beta

“Warga Heboh ada anak umur 7th malam2 keluar rumah sendirian dan tanpa busana. Ternyata ana4k itu ketakutan habis diani4ya sang ibu, sekujur tubuh bab 4k belur & ada luka (29/3/2025). Berdasarkan Informasi, ibu ini menganiaya karena ditinggal sang suami, warga berusaha menasehati malah dicaci maki,” tulis akun X yang mengunggah cuitan viral itu dilihat SwaraWarta, Selasa (1/3/2025).

Berita Terkait

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Berita Terbaru

Cara Membuat Video AI Gratis di Tahun 2026

Teknologi

Cara Membuat Video AI Gratis di Tahun 2026 dengan Mudah

Monday, 26 Jan 2026 - 15:49 WIB

Layvin Kurzawa bergabung dengan Persib Bandung

Olahraga

Layvin Kurzawa Mantan Bek PSG, Resmi Perkuat Persib Bandung

Monday, 26 Jan 2026 - 14:58 WIB