Ayah dan Anak Tewas Usai Tenggelam saat Sebrangi Perahu Tambangan

- Redaksi

Sunday, 21 April 2024 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pencarian ayah dan anak
(Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Dua penumpang yang berada di dalam perahu penyeberangan yang tenggelam di sungai di Desa Pertapan Maduretno, Sidoarjo, Jawa Timur, ditemukan tewas. 

Kecelakaan ini harus dijadikan momen untuk menegakkan kembali ketentuan keselamatan pada angkutan penyeberangan sungai agar kejadian serupa tidak terulang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, identitas korban yang tenggelam dalam kecelakaan perahu tambangan adalah Nanda Freda (27) dan anaknya, Erlangga (3,5) yang merupakan warga Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur.

BACA JUGA: Banjir Lahar Dingin, 3 Warga Tewas Terseret Arus

”Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian. Waktunya tidak berselang lama setelah tim memulai upaya pencarian dengan menyisir di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya, Sabtu (20/4/2024).

Baca Juga :  Sadis, Ternyata Pembunuh Wanita di dalam Koper Sempat Setubuhi Korban

Tim SAR terpadu pertama kali menemukan jenazah Erlangga pada pukul 09.00 WIB dan beberapa waktu kemudian atau pukul 10.30 WIB, jenazah Nanda ditemukan. 

Kedua jenazah tersangkut di ranting pepohonan yang tumbuh menjorok ke sungai. Jenazah Nanda ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 1,3 kilometer dari tempat korban tenggelam. 

Sementara itu, jenazah Erlangga ditemukan pada jarak yang lebih jauh, yakni sekitar 1,4 km. Proses evakuasi kedua jenazah korban berjalan dengan lancar.

Sesuai ketentuan yang berlaku, jenazah kedua korban tenggelam langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong untuk diotopsi. 

Setelah itu, kedua jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai tradisi masyarakat.

BACA JUGA: Wisatawan dari Bandung Hilang Terseret Ombak di Pantai Cemara

Hariyadi menambahkan bahwa pencarian kedua korban pada hari ketiga dilakukan dengan mengerahkan lima SRU (search and rescue unit). 

Baca Juga :  Supachok Sarachat Kembali Memperkuat Timnas Thailand untuk Piala AFF 2024 dengan Misi Membawa Gelar Kedua

Pencarian dimulai dengan menyisir sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, kelima SRU melakukan manuver perahu secara bergantian di beberapa lokasi yang dicurigai. 

”Dengan melakukan manuver perahu ini, akan timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya,” ujar Hariyadi.

Proses pencarian korban tenggelam melibatkan banyak unsur SAR, seperti Kantor SAR Surabaya, Diektorat Polairud Polda Jatim, Satuan Polairud Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim, BPBD Gresik, BPBD Sidoarjo, dan Pemadam Kebakaran Sidoarjo. 

Selain itu, ada Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Taman, Komisaris Anggono, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi pada Kamis (18/4/2024) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga :  Ice Cold: Kasus Kopi Sianida dan Kejanggalan-Kejanggalan Kasus Mirna

Saat itu, korban Nanda dan anaknya dalam perjalanan pulang setelah berkunjung ke Sidoarjo. Keduanya menggunakan sepeda motor matik saat menyeberang sungai menggunakan perahu tambangan. 

Sesampai di atas perahu, korban tidak mematikan mesin sepeda motornya. Erlangga menarik gas sepeda motor saat berada di atas perahu hingga terjatuh ke sungai. 

”Melihat anaknya terjatuh dan tenggelam, ayahnya langsung menceburkan diri ke sungai. Namun, kedua korban sama-sama tenggelam,” ujar Anggono

Berkaca dari kejadian kecelakaan tersebut, Anggono meminta masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian saat berkendara dan menyeberang sungai serta mematuhi ketentuan atau standar keselamatan yang berlaku.

Salah satu ketentuan tersebut adalah mewajibkan pengendara sepeda motor turun dari kendaraannya saat berada di atas perahu penyeberangan dan mematikan mesin kendaraan untuk menghindari kecelakaan.

Berita Terkait

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Saturday, 10 October 2026 - 11:21 WIB

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru