Kaesang Resmi Daftar Lagi Jadi Caketum PSI, Tegaskan Jokowi Tak Ikut Nyaleg

- Redaksi

Sunday, 22 June 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Ketum PSI, Kaesang Pangarep (Dok.ist)

Potret Ketum PSI, Kaesang Pangarep (Dok.ist)

swarawarta.co.idKaesang Pangarep kembali melemparkan langkah politik strategisnya dengan secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkah ini menegaskan bahwa putra bungsu Presiden Joko Widodo itu serius melanjutkan kepemimpinannya di tubuh PSI, setelah sebelumnya menjadi wajah baru partai dalam pemilu legislatif 2024.

Dokumen pendaftaran Kaesang diserahkan langsung ke markas pusat PSI, Senin (17/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan usai penyerahan berkas, Kaesang menyatakan tekadnya untuk membawa PSI menembus parlemen dalam periode mendatang.

Salah satu isu yang mengiringi pencalonan ini adalah kabar liar tentang kemungkinan Jokowi, Presiden RI ke-7 sekaligus ayah Kaesang, mencalonkan diri sebagai ketua umum PSI.

Baca Juga :  Diduga Terpleset, Pria Paruh Baya Hilang di Sungai Cibanten

Namun, Kaesang menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Ia menyatakan sudah berdiskusi langsung dengan Jokowi saat berada di Solo selama sepekan terakhir.

Pencalonan ketua umum PSI kali ini akan berlangsung secara terbuka dan berbasis digital. Masa pendaftaran calon ketua umum dibuka hingga 23 Juni 2025.

Selain Kaesang, satu nama lain yang sudah mendaftarkan diri adalah Ronald A. Sinaga, atau yang akrab disapa Bro Ron.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perwakilan DPW yang hadir hari ini untuk mendukung saya maju sebagai calon ketua umum. Terutama juga ini buat teman-teman semua kader PSI yang mendukung saya, ketua DPD juga yang sudah hadir di sini,” kata Kaesang Pangarep Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6) dilansir detik.

Baca Juga :  Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unpri Buka Suara Terkait Penemuan 5 Mayat di Area Kampus

Pemilihan ketua umum akan digelar melalui sistem e-voting dan berlangsung selama satu minggu.

Sistem ini memungkinkan seluruh anggota PSI yang terverifikasi untuk memberikan hak suaranya, sebagai wujud demokrasi partai modern yang inklusif dan transparan.

Sekretaris Steering Committee Kongres PSI, Benediktus Papa, menyebutkan bahwa PSI saat ini memiliki sekitar 250 ribu anggota terdaftar secara nasional.

Dari jumlah tersebut, sekitar 150 ribu anggota telah merespons proses verifikasi untuk mengikuti pemilihan ketua umum, dan 140 ribu di antaranya telah dinyatakan lolos tahap akhir.

“Antusiasme kader luar biasa. Kami menyiapkan sistem pemilihan yang adil, modern, dan bisa dipantau transparan oleh publik,” ujar Benediktus.

Pencalonan ulang Kaesang mengindikasikan strategi jangka panjang PSI dalam membangun citra partai anak muda yang progresif dan akuntabel.

Baca Juga :  Fujifilm Luncurkan Kamera Instax Mini 41 di Indonesia, Cocok untuk Pemula dan Pecinta Foto

Meski gagal masuk Senayan dalam Pemilu 2024, PSI dinilai telah berhasil menarik perhatian publik lewat pendekatan kampanye digital dan keterlibatan anak muda dalam struktur organisasinya.

Kaesang sendiri menjadi simbol pembaruan PSI yang berani, segar, dan dekat dengan isu-isu kekinian.

Dengan kembali mencalonkan diri, ia tampaknya ingin mengonsolidasikan kekuatan internal sekaligus membuktikan kemampuannya sebagai pemimpin partai yang siap bersaing di level nasional.

Berita Terkait

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terbaru