Apa Itu Co Parenting? Simak Panduan Menjalankan Pola Asuh Pasca Perpisahan

- Redaksi

Wednesday, 17 December 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu Co Parenting

Apa Itu Co Parenting

SwaraWarta.co.id – Apa itu co parenting? Perpisahan atau perceraian memang bukan hal yang mudah, namun peran sebagai orang tua tidak pernah berakhir.

Di sinilah istilah co-parenting menjadi sangat penting. Banyak pasangan yang telah berpisah memilih metode ini demi menjaga kesejahteraan psikologis anak.

Lantas, apa sebenarnya co-parenting dan bagaimana cara menjalankannya dengan efektif? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Co-Parenting?

Co-parenting adalah sebuah pola asuh di mana kedua orang tua yang sudah tidak terikat dalam hubungan pernikahan atau tidak lagi tinggal bersama, tetap berbagi tanggung jawab untuk membesarkan anak.

Berbeda dengan pola asuh tunggal (single parenting), dalam co-parenting kedua belah pihak bekerja sama sebagai “tim” untuk mengambil keputusan penting terkait pendidikan, kesehatan, hingga nilai-nilai moral anak. Fokus utamanya bukan lagi pada konflik masa lalu orang tua, melainkan pada kebutuhan dan kepentingan terbaik anak.

Baca Juga :  Inspirasi Kebaya Kartini Panjang: Anggun, Sopan, dan Nyaman Dipakai

Manfaat Co-Parenting bagi Anak

Menjalankan co-parenting yang sehat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi perkembangan mental anak, di antaranya:

  • Rasa Aman: Anak merasa tetap dicintai oleh kedua orang tuanya meskipun mereka tidak lagi bersama.
  • Stabilitas Emosional: Mengurangi risiko trauma, kecemasan, dan depresi pada anak akibat perceraian.
  • Contoh Kedewasaan: Anak belajar tentang cara menyelesaikan konflik dan berkomunikasi dengan kepala dingin melalui contoh nyata dari orang tuanya.

Tips Menjalankan Co-Parenting yang Sukses

Mengesampingkan ego demi anak tentu menantang. Berikut adalah beberapa tips agar co-parenting berjalan harmonis:

  1. Pisahkan Perasaan Pribadi dari Hubungan Asuh: Berhentilah melihat mantan pasangan sebagai musuh. Anggaplah hubungan ini sebagai “hubungan bisnis” di mana kesejahteraan anak adalah tujuan utamanya.
  2. Komunikasi yang Konsisten: Gunakan media yang paling minim konflik, seperti WhatsApp atau aplikasi khusus parenting, untuk mendiskusikan jadwal dan kebutuhan anak.
  3. Satu Suara dalam Aturan: Usahakan agar aturan di rumah Ayah dan rumah Ibu tetap konsisten (misalnya jam tidur atau waktu bermain gadget) agar anak tidak bingung.
  4. Jangan Libatkan Anak dalam Konflik: Hindari menjelek-jelekkan mantan pasangan di depan anak atau menjadikan anak sebagai kurir pesan.
Baca Juga :  Interior Dinding Ruang Tamu dengan Panel Kayu Gaya Klasik

Co-parenting adalah tentang memberikan kesempatan bagi anak untuk tetap merasakan kehadiran sosok orang tua yang utuh dalam hidupnya. Meski membutuhkan kesabaran dan kompromi besar, hasil yang didapat—yaitu anak yang tumbuh bahagia dan percaya diri—tentu sangat sebanding.

 

Berita Terkait

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya
Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak
Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya
5 Cara Cepat Menyembuhkan Sariawan yang Ampuh dan Mudah Dilakukan
Di Balik Layar: Alasan Psikologi Orang Tidak Posting Foto di Media Sosial
Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Berita Terkait

Wednesday, 28 January 2026 - 10:38 WIB

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Saturday, 24 January 2026 - 09:00 WIB

Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak

Wednesday, 21 January 2026 - 17:05 WIB

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV

Tuesday, 20 January 2026 - 16:08 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat

Saturday, 17 January 2026 - 14:24 WIB

Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Berita

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 Jan 2026 - 15:40 WIB

Cara Beli Perak untuk Investasi

Ekonomi

Cara Beli Perak untuk Investasi: Panduan Cerdas bagi Pemula

Thursday, 29 Jan 2026 - 15:14 WIB