Kalah dari Pilpres 2024, Terungkap Nasib Ganjar Mahfud

- Redaksi

Sunday, 12 May 2024 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ganjar Mahfud
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Setelah kalah dalam Pilpres 2024, Ganjar Pranowo telah mendeklarasikan dirinya sebagai oposisi pemerintah. 

Hal ini diumumkan oleh Ganjar dalam acara halal bihalal Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya declare pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini, tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini,” ungkap Ganjar

Ganjar menegaskan bahwa sebagai oposisi, dia tidak akan mencibir pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Baca Juga: 

PDIP Ajukan Gugatan Ke PTUN, Ini Kata Otto Hasibuan

Namun, dia akan memberikan kritik melalui cara yang tepat, seperti melalui jalur parlemen. 

“Sehingga moralitas politiknya ada, cara berpolitik yang benar musti naik kelas, dan semua sama-sama terhormat, tidak perlu saling mencibir karena mencibir kita yang paling benar adalah di jalur yang pas, apa itu? Jalur parlemen. Itulah cara yang paling bagus. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang pas untuk melakukan suatu kontrol,” tutur Ganjar.

Baca Juga :  Ubah dan Palsukan Tanggal Kadaluwarsa, 3 Pria Dibekuk Polisi

Masa depan mantan cawapresnya, Mahfud MD, akan berbeda karena ia memilih kembali mengajar di perguruan tinggi setelah kalah di Pilpres 2024

Baca Juga:

Sekjen PDIP Minta Kader Solid dalam Hadapi Pilkada Serentak

“Saya kembali ke kampus dan tentu terutama meluruskan cara kita berhukum. Cara kita berhukum saat ini sedang agak rusak. Ketika membuat UU (Undang Undang) lalu diselerakan dengan selera-selera elite yang punya kepentingan jangka pendek,” timpal Mahfud.

Sementara itu, Mahfud sempat menyinggung tentang gaya berpolitik di Indonesia yang harus ditata kembali, terutama praktik-praktik yang curang. 

“Sekarang ini kita berpolitik agak kurang bagus loh. Kalau ada kegiatan politik, lalu bagi-bagi jabatan, jumlah jabatan tidak penting ditambah dan macam-macam lah. Nanti setiap ada pemilu jabatan-jabatan setingkat menteri bertambah, itu lima kali pemilu, sudah, negara ini sudah banyak sekali menterinya,” ujarnya

Baca Juga :  Kebakaran di Salah Satu Apartemen di Valencia, 10 Korban Dinyatakan Meninggal

Selain itu, Mahfud juga menyoroti tentang proses bagi-bagi kursi menteri di pemerintahan.

Meskipun Mahfud saat ini tidak aktif di bidang politik dan memilih untuk menjadi seorang profesional, dia mengaku akan tetap memantau kinerja pemerintahan mendatang.

“Seharusnya tidak sampai ke situ politik itu. Ya sudah, lah, menang, ya menang, lakukan sesuai dengan kembali ke yang profesional. Saya akan mengawal di bidang hukum,” imbuhnya

Berita Terkait

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot
Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!
Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi
KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!
Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 10:10 WIB

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot

Tuesday, 3 November 2026 - 09:27 WIB

Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!

Monday, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi

Monday, 2 November 2026 - 09:56 WIB

KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Berita Terbaru