Anies Baswedan Sebut Prabowo Tak Tahan dalam Oposisi, Wakil Sekretaris TKN Buka Suara

- Redaksi

Wednesday, 13 December 2023 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Anies Baswedan dan Prabowo Subianto (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Baru-baru ini, Anies Baswedan mengatakan bahwa calon nomor 2, Prabowo Subianto tidak tahan dalam menghadapi oposisi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Saleh Daulay mengingatkan bahwa Anies pernah menjadi bagian dari kelompok oposisi itu sendiri. 

“Dulu Pak Anies ini sebetulnya kan keluar dari kabinet, tentu dia berada pada kelompok oposisi, karena sudah keluar tentu berseberangan dengan Presiden, Jokowi waktu itu,” ungkap Shaleh dalam Debat Pilpres 2024.

“Nah yang membesarkan Pak Anies ini siapa? Ya tentu Gerindra yang waktu itu posisinya oposisi,” ungkapnya.

Anies keluar dari kabinet Presiden Jokowi lalu bergabung dengan Gerindra yang ketika itu berada di kelompok oposisi.

Baca Juga :  Pegi Setiawan Resmi Dibebaskan, Begini Kata Keluarga Vina Cirebon

Tentang kesediaan Prabowo bergabung dengan pemerintahan, Saleh mengatakan Prabowo melakukannya untuk menyatukan kelompok-kelompok yang terpecah setelah Pilpres 2019. 

“Karena itu dia dengan segala kerendahan hati mau masuk dalam kabinet melengkapi apa yang terjadi dalam kabinet.

Saleh juga menjelaskan bahwa Prabowo berbicara tentang belajar dari Jokowi dalam aspek politik dan demokrasi, menghormatinya sebagai seorang guru. 

“Dan dengan begitu dia katakan bahkan ‘saya berguru dengan Pak Jokowi dari sisi banyak aspek di dalam kehidupan politik dan demokrasi di Indonesia’,”ungkapnya.

“Dia katakan ‘ini masternya jadi saya harus berguru dengan Pak Jokowi’,” terang Saleh.

Saleh menegaskan bahwa Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan capaian politik Jokowi dan tidak ragu untuk memperbaikinya untuk masa depan

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB