PHRI Laporkan Kasus Peretasan Akun Google Bisnis Hotel di Indonesia

- Redaksi

Monday, 12 August 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengonfirmasi bahwa beberapa hotel di Indonesia telah menjadi korban peretasan akun Google Bisnis pada Minggu, 11 Agustus.

Insiden ini langsung dilaporkan oleh PHRI kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peretasan ini tidak hanya terjadi di Surabaya, namun juga menyebar ke beberapa kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Denpasar, dan Makassar.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian Koordinator Wilayah (Korwil) PHRI Surabaya, Puguh Sugeng Sutrisno, pada Senin, dalam wawancara dengan awak media di Surabaya.

Puguh menjelaskan bahwa sebagai langkah tindak lanjut, Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, telah segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, dalam hal ini Polri.

Baca Juga :  Polisi Beberkan Kondisi Ibu Pelaku Penusukan Ayah dan Nenek di Cilandak

Puguh juga menambahkan bahwa laporan kepada Siber Bareskrim Polri dilakukan oleh Hariyadi pada hari yang sama.

Lebih lanjut, Puguh mengungkapkan dugaan bahwa peretasan ini dilakukan oleh individu lokal.

Dugaan ini muncul karena beberapa nomor WhatsApp hotel yang tertera di akun Google Bisnis telah diganti dengan nomor telepon lokal.

Selain itu, ditemukan juga bahwa akun rekening bank di salah satu jaringan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ikut diubah.

Puguh menekankan bahwa kepastian mengenai identitas pelaku masih belum bisa dipastikan, namun dugaan kuat mengarah kepada pelaku lokal.

Bahkan, menurut informasi yang diterima, terdapat kasus di mana rekening bank hotel yang berada di Indonesia Timur diubah menjadi rekening pribadi.

Baca Juga :  Buatlah Sebuah Makalah Dengan topik Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Informasi ini didapatkan dari salah satu bank BUMN yang menemukan adanya transaksi dari Indonesia Timur ke rekening pribadi.

Puguh berharap bahwa masalah ini dapat segera diatasi agar tidak mengganggu operasional bisnis hotel-hotel yang terdampak.

Ia menyoroti bahwa peretasan ini terjadi dalam skala besar dan dapat berdampak serius pada industri perhotelan jika tidak ditangani dengan cepat.

Di Bandung, misalnya, sekitar 35 hotel menjadi korban peretasan, sementara di Surabaya, hotel-hotel besar juga tidak luput dari serangan ini.

Sebagai langkah penguatan, PHRI juga berencana untuk melaporkan kasus ini kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Puguh menilai bahwa pelaporan dari masing-masing daerah akan memperkuat upaya penanganan kasus ini di tingkat pusat.

Baca Juga :  Kominfo Tengah Melakukan Sosialisasi dan Edukasi Kepada Masyarakat Indonesia Terkait Dampak Negatif Judi Online

Dengan langkah-langkah yang diambil, PHRI berharap pihak berwenang dapat segera menangkap pelaku dan mengembalikan akun-akun yang telah diretas, sehingga industri perhotelan di Indonesia dapat kembali beroperasi secara normal tanpa hambatan.***

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru