Imbas Kekeringan, 29 Desa di Bekasi Kesulitan Air Bersih

- Redaksi

Wednesday, 4 September 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Bekasi alami keringan
(Dok. Ist)

Warga Bekasi alami keringan (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melaporkan bahwa 29 desa di 8 kecamatan di wilayah tersebut tengah mengalami krisis air bersih.

Untuk mengatasi kondisi ini, BPBD telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak.

Menurut laporan dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, delapan kecamatan yang terdampak kekeringan antara lain Kecamatan Sukawangi, Babelan, Muaragembong, Cabangbungin, Pebayuran, Karangbahagia, Bojongmangu, dan Cibarusah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara kecamatan tersebut, Kecamatan Sukawangi dan Kecamatan Cibarusah memiliki jumlah desa terbanyak yang terdampak krisis air bersih.

Di Kecamatan Sukawangi, terdapat tujuh desa yang mengalami krisis, yakni Desa Sukatenang, Sukaringin, Sukabudi, Sukamekar, Sukakerta, Sukawangi, dan Sukadaya.

Baca Juga :  Melody Armor: Menghidupkan Kisah Dayang Sumbi dalam Drama Musikal

Sementara itu, di Kecamatan Cibarusah, desa yang terdampak krisis air bersih adalah Desa Sindangmulya, Wibawamulya, Sirnajati, Ridogalih, Ridomanah, Cibarusah Jaya, dan Cibarusah Kota.

Kecamatan Bojongmangu memiliki empat desa yang mengalami kekeringan, yaitu Desa Karang Indah, Medalkrisna, Karangmulya, dan Sukamukti.

Sedangkan di Kecamatan Cabangbungin, terdapat empat desa yang mengalami krisis air bersih, yakni Desa Sindangsari, Jayabakti, Lenggahsari, dan Setialaksana.

Kecamatan Babelan mencatat ada tiga desa yang terdampak, yakni Desa Kedungjaya, Bunibakti, dan Huripjaya.

Selain itu, dua desa di Kecamatan Muaragembong, yakni Desa Pantai Harapan Jaya dan Jayasakti, juga mengalami hal serupa.

Desa Bantarjaya di Kecamatan Pebayuran dan Desa Karangsetia di Kecamatan Karangbahagia turut mengalami krisis air bersih.

Baca Juga :  Microsoft Perkenalkan Fitur AI Terbaru di Bing untuk Rangkuman Informasi

Hingga tanggal 2 September, BPBD Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan 246 ribu liter air bersih untuk membantu warga yang terdampak.

Pada tanggal yang sama, distribusi air bersih dilakukan ke beberapa desa, yaitu Desa Sukawangi dan Sukakerta di Kecamatan Sukawangi, dengan masing-masing mendapatkan 10 ribu liter air bersih.

Selanjutnya, distribusi 10 ribu liter air bersih dilakukan untuk Desa Jayasakti di Kecamatan Muaragembong serta Desa Setialaksana dan Jayabakti di Kecamatan Cabangbungin.

Desa Huripjaya dan Bunibakti di Kecamatan Babelan juga menerima masing-masing 10 ribu liter air bersih.

Di Kecamatan Bojongmangu, Desa Medalkrisna dan Sukamukti mendapatkan distribusi sebanyak 20 ribu liter air bersih.

Berita Terkait

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!
Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!
3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN
Kapan Pelunasan Haji 2027 Dimulai? Berikut ini Perkiraan Jadwal Terbarunya!
VIRAL! Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta: Cek Aturan Barunya!
Catat Tanggalnya! Kapan PKH dan BPNT Tahap 3 Cair ke Rekening?
Apakah BCA Gangguan Hari Ini? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 10:55 WIB

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Saturday, 25 July 2026 - 10:44 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Saturday, 25 July 2026 - 06:32 WIB

Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!

Wednesday, 22 July 2026 - 10:38 WIB

3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN

Wednesday, 22 July 2026 - 07:55 WIB

Kapan Pelunasan Haji 2027 Dimulai? Berikut ini Perkiraan Jadwal Terbarunya!

Berita Terbaru

Mengapa Dapat Terjadi Perbedaan Waktu

Pendidikan

Mengapa Dapat Terjadi Perbedaan Waktu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Saturday, 25 Jul 2026 - 16:29 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup

Berita

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Saturday, 25 Jul 2026 - 10:44 WIB