Pendidikan

Apa Itu Zaman Megalitikum? Mengungkap Misteri Batu-Batu Besar Masa Lalu

SwaraWarta.co.id – Apa itu zaman megalitikum? Zaman Megalitikum, atau yang sering disebut Zaman Batu Besar, adalah sebuah periode dalam sejarah manusia prasejarah yang ditandai dengan penggunaan batu-batu besar sebagai alat dan bangunan.

Kata “megalitikum” sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu “mega” yang berarti besar dan “lithos” yang berarti batu.

Ciri-Ciri Zaman Megalitikum

  • Penggunaan Batu Besar: Ciri khas dari zaman ini adalah pemanfaatan batu-batu besar sebagai alat, senjata, dan bahan bangunan. Batu-batu ini diukir dan dibentuk menjadi berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan manusia pada masa itu.
  • Pemujaan terhadap Roh Leluhur: Masyarakat megalitikum memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme yang kuat. Mereka menyembah roh nenek moyang dan kekuatan alam.
  • Pembangunan Struktur Megalitik: Zaman ini ditandai dengan pembangunan berbagai struktur megalitik seperti menhir (batu tegak), dolmen (meja batu), punden berundak, dan sarkofagus (peti mati batu).

Peninggalan Zaman Megalitikum

Beberapa peninggalan zaman megalitikum yang masih dapat kita lihat hingga saat ini antara lain:

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Menhir: Batu tegak yang dipercaya sebagai simbol penghormatan terhadap roh nenek moyang.
  • Dolmen: Meja batu yang berfungsi sebagai tempat meletakkan sesaji atau tempat upacara.
  • Punden Berundak: Bangunan bertingkat yang berfungsi sebagai tempat pemujaan.
  • Sarkofagus: Peti mati batu yang digunakan untuk mengubur orang-orang penting.

Fungsi Struktur Megalitik

Struktur-struktur megalitik yang dibangun pada zaman ini memiliki berbagai fungsi, di antaranya:

  • Tempat Pemujaan: Kebanyakan struktur megalitik berfungsi sebagai tempat pemujaan terhadap roh nenek moyang atau kekuatan alam.
  • Tanda Batas Wilayah: Beberapa struktur megalitik digunakan sebagai tanda batas wilayah atau kelompok masyarakat.
  • Kuburan: Sarkofagus berfungsi sebagai tempat mengubur orang-orang penting.

Kehidupan Masyarakat Megalitikum

Masyarakat megalitikum hidup secara berkelompok dan bergantung pada alam. Mereka berburu, meramu, dan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kehidupan mereka masih sangat sederhana dan erat kaitannya dengan alam sekitar.

Zaman Megalitikum adalah periode yang menarik dalam sejarah manusia. Melalui peninggalan-peninggalan yang ditemukan, kita dapat mengetahui lebih banyak tentang kehidupan masyarakat pada masa lalu. Struktur-struktur megalitik yang dibangun merupakan bukti nyata dari kecerdasan dan kreativitas manusia purba.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

4 Cara Cek Emas Asli atau Palsu Agar Tidak Tertipu, Pahami Panduan Berikut Ini!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara cek emas asli atau palsu? Investasi logam mulia masih menjadi primadona…

11 hours ago

Cara Cek Expenses Gojek Terbaru: Lihat Total Pengeluaranmu dengan Mudah

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara cek expenses Gojek? Pernahkah kamu merasa saldo di rekening tiba-tiba menipis,…

13 hours ago

Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar: 8 Korban Ditemukan Tewas, Ini Kronologi Lengkapnya

SwaraWarta.co.id - Tragedi penerbangan mengguncang Kalimantan Barat. Sebuah helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air…

14 hours ago

Apa Itu UMA dalam Saham? Bukan Sanksi, tapi Peringatan Dini dari BEI

SwaraWarta.co.id – Apa itu UMA dalam saham? Dalam dunia investasi saham, istilah UMA kerap muncul…

14 hours ago

Bagaimana Cara Memanfaatkan Kain Perca agar Menjadi Pakaian yang Menarik? Yuk Disimak Penjelasannya Ini!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara memanfaatkan kain perca agar menjadi pakaian yang menarik? Punya tumpukan potongan…

14 hours ago

ZeusX: Marketplace Game Global untuk Jual Beli Akun, Item, dan Top Up (Aman atau Tidak?)

Di era digital saat ini, industri gaming berkembang sangat pesat. Tidak hanya sekadar bermain, kini…

1 day ago