Supian Suri-Chandra Unggul dalam Quick Count Pilkada Depok 2024

- Redaksi

Wednesday, 27 November 2024 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Pemilihan Wali Kota Depok 2024 menunjukkan hasil sementara yang menggambarkan keunggulan pasangan calon Supian Suri dan Chandra Rahmansyah.

Berdasarkan hitung cepat atau quick count yang dilakukan oleh lembaga survei Voxpol pada Rabu, 27 November 2024, pasangan ini memperoleh suara sebesar 54,25%.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pasangan rival mereka, Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi A. Rafiq, meraih dukungan suara sebesar 45,75%.

Data ini dihimpun hingga pukul 16.50 WIB, dengan 61,33% data yang telah masuk ke sistem quick count.

Namun, perlu diingat bahwa hasil quick count ini bersifat sementara dan bukan hasil resmi dari pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Penentuan resmi pemenang Pilkada Depok 2024 akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui proses rekapitulasi suara.

KPU dijadwalkan mulai melakukan penghitungan suara secara manual pada 27 November dan akan menyelesaikan proses tersebut hingga 16 Desember 2024.

Baca Juga :  Serangan Israel ke Hodeidah, Yaman: Tanggapan Balas Dendam atas Serangan Houthi ke Tel Aviv

Hasil sementara menunjukkan selisih suara yang cukup signifikan antara kedua pasangan calon.

Supian Suri dan Chandra Rahmansyah berada di posisi terdepan dengan total suara sekitar 54,25%.

Keunggulan ini mencerminkan keberhasilan mereka dalam menarik simpati masyarakat Depok.

Di sisi lain, Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi A. Rafiq yang berada di posisi kedua mengumpulkan 45,75% suara.

Meski terpaut lebih dari 8%, dukungan yang mereka peroleh tetap menunjukkan basis pendukung yang kuat di beberapa wilayah kota.

Meskipun hasil quick count memberikan gambaran awal mengenai dinamika suara masyarakat, proses rekapitulasi resmi oleh KPU tetap menjadi penentu akhir.

Proses ini akan memastikan transparansi dan akurasi dalam penghitungan suara sehingga dapat diterima oleh seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Rahmad Darmawan Ingin Piala Indonesia Kembali Digelar untuk Bantu Pemain Muda

Seperti halnya pemilihan di tempat lain, hasil quick count sering kali digunakan sebagai indikator awal yang dapat memprediksi pemenang.

Namun, hasil resmi sering kali menunjukkan angka yang sedikit berbeda akibat penghitungan manual yang mencakup seluruh data yang masuk, termasuk dari daerah-daerah terpencil yang mungkin belum terdata dalam quick count.

Keunggulan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah dalam hasil sementara ini membawa optimisme di kalangan pendukung mereka.

Pasangan ini sebelumnya menawarkan berbagai program inovatif untuk membangun Kota Depok, seperti peningkatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penguatan sektor pendidikan.

Di sisi lain, pasangan Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi A. Rafiq juga telah berkomitmen untuk memperjuangkan program-program yang pro-rakyat, meskipun dalam hitung cepat kali ini mereka berada di posisi kedua.

Warga Depok diharapkan tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari KPU.

Baca Juga :  Pornhub Ungkap Daftar Negara Pecandu Film Porno, Filipina Juaranya, Indonesia Nomor Berapa?

Proses demokrasi ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi kota ini.

Semua pihak, baik pendukung Supian-Chandra maupun Imam-Ririn, diminta untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Hasil Pilkada Depok 2024 ini mencerminkan semangat demokrasi yang tinggi di kalangan masyarakat.

Partisipasi warga dalam memberikan suara merupakan wujud nyata dari kepedulian terhadap masa depan kota.

Kita semua berharap bahwa siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin nantinya akan membawa perubahan positif bagi Depok.

Dengan hasil sementara yang menunjukkan keunggulan pasangan Supian Suri-Chandra Rahmansyah, persaingan politik di Depok tahun ini menjadi salah satu yang paling menarik untuk diikuti.

Semua mata kini tertuju pada proses rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU sebagai penentu akhir Pilkada 2024.***

Berita Terkait

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Wednesday, 21 October 2026 - 07:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Berita Terbaru