Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup di Fotocopy (Dok. Ist)
SwaraWarta.co.id – Daftar riwayat hidup, atau curriculum vitae (CV), adalah dokumen penting yang biasanya dibutuhkan saat melamar pekerjaan.
Jika Anda mendapat formulir daftar riwayat hidup dalam bentuk fotokopi atau mencetaknya dari templat, penting untuk mengisinya dengan rapi dan benar agar memberikan kesan profesional pada calon pemberi kerja.
Berikut adalah panduan praktis untuk mengisi daftar riwayat hidup di fotokopi dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah pertama adalah menyiapkan semua data yang diperlukan untuk mengisi daftar riwayat hidup Anda. Pastikan Anda sudah memiliki informasi berikut:
Pilih alat tulis yang tepat, seperti pena hitam atau biru yang tidak mudah luntur. Hindari menggunakan pensil atau spidol karena dapat memengaruhi kesan profesional pada daftar riwayat hidup Anda.
Pada bagian data diri, isi dengan jelas dan lengkap, berikut panduannya:
Mulailah dari pendidikan terakhir, misalnya universitas, kemudian SMA atau setara. Format penulisan yang disarankan adalah:
Contoh:
Universitas XYZ, Jurusan Ekonomi (2018 – 2022)
SMA ABC, Jurusan IPA (2015 – 2018)
Bagian pengalaman kerja sangat penting, terutama bagi yang memiliki latar belakang profesional. Beberapa tips dalam mengisi bagian ini:
Contoh:
PT. Sejahtera Jaya, Staf Administrasi (2021 – 2023)
Mengelola arsip perusahaan dan membantu proses administrasi.
Menyusun laporan mingguan untuk keperluan internal.
Daftar riwayat hidup yang baik juga memuat keahlian atau kemampuan yang dapat mendukung posisi yang dilamar. Contohnya, jika Anda melamar sebagai asisten administrasi, cantumkan keterampilan seperti:
Bagian ini dapat Anda isi jika Anda memiliki pengalaman dalam organisasi, baik itu organisasi kampus, komunitas, atau kepanitiaan. Format penulisannya sama dengan bagian pengalaman kerja:
Contoh:
Himpunan Mahasiswa Ekonomi, Ketua Acara Seminar Nasional (2020)
Setelah selesai mengisi daftar riwayat hidup, luangkan waktu untuk memeriksa ulang:
Meskipun diisi di lembar fotokopi, Anda bisa tetap membuat daftar riwayat hidup terlihat menarik:
Tulis dengan rapi dan hindari coretan atau penghapus.
Usahakan mengisi seluruh kolom dengan informasi relevan. Jika ada bagian yang tidak perlu diisi, cukup tuliskan tanda strip (“-“) untuk menandakan bagian tersebut tidak relevan.
Mengisi daftar riwayat hidup di fotokopi memerlukan ketelitian dan kerapihan. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda bisa membuat daftar riwayat hidup yang menarik dan profesional.
Ingatlah, daftar riwayat hidup adalah kesan pertama bagi pemberi kerja, jadi pastikan informasi di dalamnya tersampaikan dengan baik dan jelas.
SwaraWarta.co.id – Apakah PPPK paruh waktu dapat THR? Kebijakan mengenai penataan tenaga non-ASN atau honorer…
SwaraWarta.co.id – Berapa harga Infinix Note 60 Pro 5G? Pasar smartphone Indonesia kembali gempar dengan…
SwaraWarta.co.id – Apakah boleh menghirup FreshCare saat puasa? Menjaga kesegaran tubuh saat berpuasa seringkali menjadi…
SwaraWarta.co.id – Apakah sholat Dhuha boleh berjamaah? Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara lapor SPT tahunan PNS di Coretax? Memasuki tahun 2026, Direktorat Jenderal…
Bulan Ramadhan 1447 H atau Ramadhan 2026 adalah waktu penuh berkah yang dirindukan oleh setiap…