Jusuf Kalla Jelaskan Asal Usul Lahan 340.000 Hektare yang dimiliki Prabowo

- Redaksi

Thursday, 11 January 2024 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jusuf Kalla jelaskan asal usul lahan milik prabowo
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Jusuf Kalla (JK), yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, membicarakan asal muasal lahan seluas 340.000 hektare yang dimiliki oleh calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disinggung oleh Anies Baswedan dalam debat ketiga Pilpres 2024 yang diadakan pada tanggal 7 Januari 2024 di Istora Senayan, Jakarta. 

Lahan tersebut terletak di wilayah Kalimantan Timur.

“Karena di debat pembicaraan di TV juga banyak yang sampaikan itu yang mengatakan lahan yang dimaksud Anies di Kalimantan yang dikuasai oleh Pak Prabowo, itu saya yang memberikan,” kata JK di kediamannya Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (11/1/2024).

Baca Juga :  Mengenal Tradisi Larun Sesaji yang dilaksanakan Sejumlah Daerah

JK menjelaskan bahwa pada saat dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden ke-10 dalam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Prabowo mendatanginya untuk meminta bantuan menyelesaikan bisnis pabrik kertas milik pengusaha Bob Hasan yang terhenti di salah satu bank BUMN. 

“Kira-kira 10 hari setelah saya menjabat itu datang Pak Prabowo menemui saya di kantor, karena saya sudah kenal lama baik, teman baik lah. Saya bilang silakan duduk Pak Jenderal. Ada apa ini saya bilang?. Dia ingin untuk melanjutkan bisnis, ingin membeli PT. Kiani Kertas, pabrik kertas di Kalimantan itu milik Bob Hasan yang macet di bank,” ujarnya.

JK kemudian menghubungi Direktur Utama Bank BUMN pada saat itu untuk menanyakan tentang pabrik kertas tersebut yang terhenti.

Baca Juga :  Dentuman Keras dan Erupsi Gunung Raung, Warga Diminta Tetap Tenang

Dirinya mengatakan bahwa lahan tempat berdirinya pabrik kertas tersebut akan dijual dengan harga ratusan juta dolar.

“Dia bilang sekarang kita mau jual 150 juta dollar, dan sudah ada peminatnya dari Singapura sudah mau beli. Saya bilang jangan jual ke Singapura lebih baik dibeli oleh pengusaha nasional jangan ke asing. Saya pegang selalu prinsip gitu. Boleh Pak asal cash tidak boleh restrukturisasi pinjaman lagi dipinjamkan lagi harus cash. Jadi di depan saya, masih ada Pak Prabowo saya sampaikan ini boleh tapi cash 150 juta dollar. Mau gak? Mau,” ucap JK.

“Jadi sekarang saya bilang setelah ini anda pergi ke Mandiri ketemu Pak Agus, ketemulah. Deal, saya dengar beberapa waktu kemudian maka dia bayar dan itu kemudian jadi milik Pak Prabowo pabrik itu,” tambahnya.

Baca Juga :  Tanggapan Ayah Cut Intan Nabila Atas KDRT yang Menimpa Putrinya

Berita Terkait

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Monday, 26 October 2026 - 08:00 WIB

Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Berita Terbaru