BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN Tentang Bahaya Judi Online

- Redaksi

Sunday, 18 August 2024 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN (Dok. Ist)

BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan edukasi kepada para pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN) tentang bahaya judi daring (online).

Ronny Venir, Direktur Network & Services BNI, menyampaikan bahwa BNI berkomitmen mendukung pekerja konstruksi IKN tidak hanya dengan layanan perbankan, tetapi juga melindungi mereka dari penipuan, termasuk judi online.

Baca Juga: BNI Blokir Rekening Judi Online: Melindungi Nasabah dan Sistem Keuangan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekerja konstruksi IKN adalah pahlawan pembangunan. Oleh karena itu, mereka berhak mendapatkan edukasi yang memadai untuk melindungi diri dari segala bentuk penipuan, termasuk judi online,” kata Ronny.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Kudus Gencarkan Vaksinasi PMK Jelang Idul Adha

Ronny juga menekankan bahwa judi online semakin meresahkan dan tidak hanya merugikan pengguna, tetapi juga berdampak buruk pada keluarga dan masyarakat, bahkan bisa memicu tindak kriminal.

“Jerih payah rekan-rekan jangan sampai habis percuma karena judi online,” ujar Ronny.

Sementara itu, Yulianta, Deputi Direktur Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Kantor OJK Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, mengatakan bahwa OJK sering menerima laporan mengenai penipuan investasi, pinjaman online ilegal, dan judi online yang merugikan masyarakat.

“Kerja sama dengan BNI ini merupakan upaya nyata kami untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pekerja konstruksi yang menjadi tulang punggung pembangunan IKN,” ujar Yulianta.

Baca Juga :  Tradisi Berbagi di Hari Imlek: 1.000 Paket Makanan untuk Warga

Selain itu, Ronny juga menjelaskan bahwa BNI menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pekerja konstruksi.

Salah satunya adalah aplikasi mobile banking bernama Wondr by BNI, yang diperkenalkan kepada para peserta.

Baca Juga: QRIS Tap: Inovasi Pembayaran Cepat dengan Teknologi NFC dari Bank Indonesia

“Aplikasi ini dirancang untuk memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia agar dapat melakukan pengelolaan keuangan yang lebih terencana sesuai kebutuhan finansial masing-masing melalui fitur tiga Dimensi Keuangan yaitu Transaksi, Insight dan Growth,” jelas dia.

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!
Tag :

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Sunday, 18 October 2026 - 10:30 WIB

Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terbaru