Swarawarta.co.id – Sebuah video viral menunjukkan seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh pamannya.
Bocah tersebut telah ditinggal orang tuanya sejak bayi dan diasuh pamannya. Video itu menunjukkan korban memiliki kaki bengkok dan diduga mendapatkan perlakuan kasar dari pamannya.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana, telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut dan telah menemui korban di Puskesmas Lolowau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita hadir untuk memberikan perhatian khusus, memastikan kondisi korban, serta menunjukkan bahwa pihak kepolisian peduli terhadap kasus-kasus seperti ini,” kata Ferry.
“Kami sudah menurunkan tim untuk mendalami kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan kami akan terus berupaya mengungkap fakta yang sebenarnya,” jelasnya.
Di tengah rutinitas yang padat, setiap orang membutuhkan ruang untuk beristirahat sejenak. Tidak selalu harus…
Perubahan gaya hidup masyarakat membuat fungsi coffee shop ikut berkembang. Jika dulu orang datang hanya…
Ada pedagang yang produknya bagus, harganya kompetitif, tapi pertumbuhan lintas batasnya stagnan. Setelah ditelusuri, seringnya…
SwaraWarta.co.id – Dimana cara melihat link pengumuman Mandiri UNRAM 2026? Bagi calon mahasiswa yang telah…
SwaraWarta.co.id - Cara membuat stiker wa tanpa aplikasi ternyata sangat mudah dan bisa langsung kamu…
SwaraWarta.co.id – Apa Jawaban coklat kucing MPLS? Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selalu identik dengan…