Pendidikan

Kapan Umar bin Abdul Aziz Wafat? Mengenang Khalifah yang Adil dan Zuhud

SwaraWarta.co.id – Umar bin Abdul Aziz, khalifah ke-8 dari Bani Umayyah, dikenal sebagai pemimpin yang adil dan zuhud.

Ia memerintah dari tahun 717 hingga 720 Masehi, dan masa pemerintahannya yang singkat namun penuh berkah itu telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah Islam.

Wafatnya Sang Khalifah

Kapan Umar bin Abdul Aziz wafat? Umar bin Abdul Aziz wafat pada bulan Februari tahun 720 Masehi (101 Hijriah) di usia 39 tahun. Ia meninggal dunia di Dayr Sim’an, Suriah, dan dimakamkan di sana. Ada pendapat lain yang menyatakan bahwa beliau wafat pada bulan Rajab.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab Wafatnya

Penyebab pasti wafatnya Umar bin Abdul Aziz masih menjadi perdebatan. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ia diracun oleh pelayannya atas perintah anggota keluarga Bani Umayyah yang tidak menyukai kebijakan-kebijakannya yang dianggap terlalu adil dan merugikan mereka. Riwayat lain menyebutkan bahwa ia wafat karena sakit.

Masa Pemerintahan yang Singkat Namun Penuh Berkah

Meskipun masa pemerintahannya hanya berlangsung sekitar 2,5 tahun, Umar bin Abdul Aziz berhasil melakukan banyak perubahan positif. Ia dikenal karena kesederhanaannya, keadilannya, dan perhatiannya terhadap kesejahteraan rakyat. Beberapa kebijakannya yang terkenal antara lain:

  • Mengembalikan tanah dan harta yang diambil secara tidak sah oleh penguasa sebelumnya.
  • Mencabut kebijakan diskriminatif terhadap non-Muslim.
  • Mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
  • Menjalankan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Warisan dan Pengaruh

Umar bin Abdul Aziz sering disebut sebagai “khalifah rasyidin kelima” karena kemiripan sifat dan kebijakannya dengan para khalifah rasyidin. Ia menjadi teladan bagi para pemimpin Muslim di seluruh dunia, dan warisannya terus menginspirasi hingga saat ini.

Maka dari itu, Umar bin Abdul Aziz wafat pada bulan Februari tahun 720 Masehi di usia 39 tahun. Meskipun masa pemerintahannya singkat, ia berhasil meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah Islam. Ia dikenang sebagai pemimpin yang adil, zuhud, dan peduli terhadap kesejahteraan rakyat.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Mengupas Tuntas Kontroversi MSG: Apakah MSG Aman Dikonsumsi atau Simpan Bahaya Tersembunyi?

Siapa yang tidak suka dengan rasa gurih yang mampu membuat hidangan terasa lebih lezat? Seringkali,…

3 hours ago

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

SwaraWarta.co.id – Disimak baik-baik, kali ini kita akan membahas soal sebutkan cir-ciri teks negosiasi. Dalam…

4 hours ago

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

SwaraWarta.co.id - Mauro Zijlstra semakin dekat dengan Persija Jakarta. Berdasarkan pemberitaan dari media olahraga terkemuka…

5 hours ago

Bagaimana Cara Kita Menghargai Jasa Para Pahlawan di Era Modern? Simak Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara kita menghargai jasa para pahlawan? Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini…

6 hours ago

Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi? Ketik Minimal 1 Penerapan untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi? Dalam perjalanan profesional, inspirasi…

6 hours ago

Menurut Kalian Bagaimana Cara Berselancar di Internet yang Aman?

SwaraWarta.co.id – Menurut kalian bagaimana cara berselancar di internet yang aman? Di era digital yang…

8 hours ago