BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia Mulai 16–19 April 2025

- Redaksi

Wednesday, 16 April 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang tinggi (Dok. Ist)

Gelombang tinggi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang bisa terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku mulai tanggal 16 hingga 19 April 2025, pukul 07.00 WIB.

BMKG menyebutkan bahwa adanya dua bibit siklon tropis—yakni 96S di Laut Timor dan 97S di Laut Arafuru—menjadi penyebab meningkatnya kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut.

Pola Pergerakan Angin:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah Indonesia bagian utara, angin umumnya bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 4–20 knot.

Di wilayah selatan, angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–25 knot.

Baca Juga :  Mengenal Strawberry Moon, Bulan Purnama Istimewa yang Terlihat Lebih Besar dan Rendah

Angin paling kencang tercatat terjadi di Samudra Hindia selatan NTB dan NTT, serta di Laut Arafuru.

Wilayah dengan Potensi Gelombang Sedang (1,25–2,5 meter):

  • Samudra Hindia barat Aceh, Mentawai, Nias, dan Bengkulu

Laut Arafuru bagian barat dan timur

  • Samudra Pasifik utara Papua Barat, Papua, dan Maluku

Laut Jawa bagian timur

  • Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda

Laut Sumbawa, Laut Bali, Laut Flores

  • Selat Malaka bagian utara

Wilayah dengan Potensi Gelombang Tinggi (2,5–4 meter):

  • Samudra Hindia di selatan Lampung, Bali, NTB, dan NTT

Wilayah selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur

  • DI Yogyakarta dan Banten

Imbauan BMKG untuk Keselamatan di Laut: BMKG mengingatkan masyarakat, terutama nelayan dan pelaku pelayaran, untuk memperhatikan kondisi cuaca maritim. Berikut panduan risiko berdasarkan jenis kapal:

  • Perahu nelayan berisiko jika angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter.
  • Kapal tongkang berisiko pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
  • Kapal ferry berisiko saat angin mencapai 21 knot dan gelombang setinggi 2,5 meter.
Baca Juga :  Resep Donat Bomboloni Rasa Strawberry, Dijamin Bikin Ketagihan!

BMKG mengimbau semua pihak untuk tetap waspada dan rutin memantau informasi cuaca terkini demi keselamatan di laut.

Berita Terkait

3 Cara Agar Kucing Tidak Berak Sembarangan: Solusi Ampuh Rumah Bersih dan Tetap Wangi
7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional yang Wajib Kamu Kuasai
Cara Mengatasi Rambut Rontok: 5 Solusi Ampuh yang Terbukti Efektif!
Private Yacht Bali & Luxury Yacht Charter Bali: Cara Baru Menikmati Liburan Eksklusif di Pulau Dewata
Panduan Lengkap Cara Pasang Lis Molding Tembok Sendiri agar Hasil Presisi
Cara Bayar Fidyah Puasa: Panduan Lengkap dan Mudah Bagi Muslim
Niat Puasa Syawal: Tata Cara, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaannya
Meraih Pahala Setahun Penuh: Memahami Keutamaan Puasa Syawal

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 15:37 WIB

3 Cara Agar Kucing Tidak Berak Sembarangan: Solusi Ampuh Rumah Bersih dan Tetap Wangi

Saturday, 25 April 2026 - 15:27 WIB

7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional yang Wajib Kamu Kuasai

Sunday, 12 April 2026 - 09:56 WIB

Cara Mengatasi Rambut Rontok: 5 Solusi Ampuh yang Terbukti Efektif!

Saturday, 4 April 2026 - 17:40 WIB

Private Yacht Bali & Luxury Yacht Charter Bali: Cara Baru Menikmati Liburan Eksklusif di Pulau Dewata

Thursday, 2 April 2026 - 10:25 WIB

Panduan Lengkap Cara Pasang Lis Molding Tembok Sendiri agar Hasil Presisi

Berita Terbaru

Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Lifestyle

7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional yang Wajib Kamu Kuasai

Saturday, 25 Apr 2026 - 15:27 WIB