Sebutkan dan Jelaskan Teori Masuknya Agama Islam ke Nusantara

- Redaksi

Tuesday, 22 April 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebutkan dan Jelaskan Teori Masuknya Agama Islam ke Nusantara

Sebutkan dan Jelaskan Teori Masuknya Agama Islam ke Nusantara

SwaraWarta.co.id – Mari disimak soal berikut mengenai sebutkan dan jelaskan teori masuknya agama Islam ke Nusantara. Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia, namun proses masuknya ke Nusantara masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan.

Beberapa teori mencoba menjelaskan asal-usul dan jalur penyebarannya.

Artikel ini akan mengulas empat teori utama yang sering dijadikan acuan dalam memahami sejarah masuknya Islam ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Teori Gujarat (India)

Teori Gujarat dicetuskan oleh orientalis Belanda, Snouck Hurgronje, dan didukung oleh J.P. Moquette.

Teori ini menyatakan bahwa Islam dibawa oleh pedagang dari Gujarat, India, pada abad ke-13. Buktinya adalah kesamaan arsitektur nisan makam Sultan Malik al-Saleh (Samudera Pasai) dengan corak Gujarat. Selain itu, catatan perjalanan Marcopolo (1292) menyebutkan adanya komunitas Muslim di Perlak, Aceh.

Baca Juga :  6 Tema Maulid Nabi Muhammad SAW yang Menarik dan Penuh Makna

Kritik terhadap teori ini adalah adanya catatan sejarah Arab yang menunjukkan kontak dagang antara Arab dan Nusantara sejak abad ke-7, jauh sebelum Gujarat menjadi pusat perdagangan.

  1. Teori Arab/Mekah

Teori ini menyatakan bahwa Islam langsung dibawa oleh pedagang atau ulama dari Arab, khususnya Mekah atau Yaman, pada abad ke-7 hingga ke-8.

Dukungan teori ini berasal dari catatan Tiongkok Dinasti Tang yang menyebut permukiman Arab di Barus (Sumatra Utara) pada abad ke-7. Selain itu, jalur perdagangan rempah melalui Selat Malaka memungkinkan interaksi langsung antara Arab dan Nusantara.

Para pendukung teori ini, seperti A.H. Johns, juga menekankan peran sufistik dan dakwah yang dilakukan oleh ulama Arab, yang lebih sesuai dengan budaya lokal.

  1. Teori Persia
Baca Juga :  Sebutkan dan Jelaskan Makna dari Ayat Al-Quran yang Menggambarkan Karakter Budaya Kerja yang Sesuai dan Seimbang dalam Kehidupan Sehari- hari

Teori Persia mengaitkan masuknya Islam dengan pengaruh budaya Persia (Iran). Beberapa buktinya adalah penggunaan istilah Persia dalam tradisi Islam Nusantara, seperti “jangjawokan” (jubah) dan “syahbandar”.

Upacara Tabot di Bengkulu juga mirip dengan ritual Syiah di Persia. Meski demikian, teori ini dianggap lemah karena pengaruh Persia lebih dominan pada aspek budaya, bukan proses islamisasi awal. Sebagian ahli berpendapat bahwa budaya Persia masuk setelah Islam sudah berkembang di Jawa dan Sumatra.

  1. Teori Tiongkok (China)

Teori ini menyatakan bahwa Muslim Tiongkok turut berperan dalam menyebarkan Islam, terutama di pesisir Jawa. Laksamana Cheng Ho (Zheng He), seorang muslim dari Dinasti Ming, disebutkan pernah singgah di Jawa dan Sumatra pada abad ke-15.

Komunitas Tionghoa Muslim di Palembang dan Lasem diyakini sebagai bagian dari jaringan dakwah.
Selain itu, penggunaan keramik Tiongkok dalam makam kuno Islam Nusantara menjadi bukti interaksi ini. Namun, teori ini dianggap sebagai faktor pendukung, bukan utama.

Baca Juga :  Macam-Macam Talak dalam Islam: Pengertian, Jenis, dan Hukum

Proses Penyebaran yang Multikultural

Meski keempat teori memiliki argumen masing-masing, proses masuknya Islam ke Nusantara kemungkinan besar terjadi melalui jalur perdagangan dan diplomasi yang melibatkan berbagai bangsa. Peran Wali Songo di Jawa juga menunjukkan strategi akulturasi budaya, seperti menggunakan wayang dan seni untuk dakwah.

Islam masuk ke Nusantara melalui proses bertahap dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perdagangan, budaya, dan peran ulama. Teori Gujarat, Arab, Persia, dan Tiongkok saling melengkapi untuk menggambarkan kompleksitas sejarah islamisasi di Indonesia. Pemahaman ini memperkaya khazanah keilmuan tentang akar Islam Nusantara yang inklusif dan multikultural.

 

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?
Cara Download Aplikasi Dapodik Versi 2026.b, Berikut ini Panduannya!
Gen Beta Tahun Berapa? Mengenal Generasi Masa Depan Setelah Gen Alpha
Apa yang Dimaksud dengan Perubahan Kimia? Pengertian, Ciri, dan Contohnya
Bagaimana Sikap Kalian dalam Menghadapi Perbedaan Budaya dan Agama yang Ada di Lingkungan Kalian?
Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN
Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang? Mari Disimak dan Diperhatikan!
Bagaimana Bumi Bergerak di Luar Angkasa? Simak Pembahasannya!

Berita Terkait

Thursday, 15 January 2026 - 15:01 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?

Wednesday, 14 January 2026 - 14:15 WIB

Cara Download Aplikasi Dapodik Versi 2026.b, Berikut ini Panduannya!

Wednesday, 14 January 2026 - 14:04 WIB

Gen Beta Tahun Berapa? Mengenal Generasi Masa Depan Setelah Gen Alpha

Wednesday, 14 January 2026 - 12:27 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Perubahan Kimia? Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Tuesday, 13 January 2026 - 15:04 WIB

Bagaimana Sikap Kalian dalam Menghadapi Perbedaan Budaya dan Agama yang Ada di Lingkungan Kalian?

Berita Terbaru

Kenapa BNPT Tahap 4 Belum Cair?

Berita

Kenapa BNPT Tahap 4 Belum Cair? Berikut ini Alasan Utamanya!

Thursday, 15 Jan 2026 - 16:09 WIB

Cara Pinjam Uang di SeaBank

Teknologi

Cara Pinjam Uang di SeaBank: Panduan Mudah, Cepat, dan Aman

Thursday, 15 Jan 2026 - 14:22 WIB