Teknologi

XL Axiata Siap Terapkan eSIM dan Verifikasi Biometrik untuk Keamanan Pelanggan

SwaraWarta.co.id – PT XL Axiata Tbk menyatakan kesiapannya untuk menggunakan teknologi eSIM dan verifikasi biometrik sebagai bagian dari mendukung kebijakan baru pemerintah.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam layanan telekomunikasi.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Rajeev Sethi, mengatakan bahwa XL Axiata terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terus berinovasi dalam penerapan teknologi terbaru, termasuk eSIM dan registrasi berbasis biometrik, demi menghadirkan layanan yang lebih aman, efisien, dan tepercaya bagi pelanggan kami,” kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata Rajeev Sethi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menetapkan aturan baru, yaitu:

Peraturan Menteri Komdigi No. 7 Tahun 2025 tentang pemanfaatan teknologi eSIM dalam layanan telekomunikasi.

Surat Edaran Dirjen Ekosistem Digital No. 5 Tahun 2025 tentang penggunaan data biometrik untuk registrasi pelanggan.

 

Dengan aturan ini, proses registrasi pelanggan menggunakan eSIM akan dilengkapi dengan verifikasi biometrik, seperti pengenalan wajah (face recognition).

Data wajah pelanggan akan dicocokkan langsung dengan data dari Ditjen Dukcapil, sehingga hanya satu NIK yang boleh terhubung maksimal ke tiga nomor telepon. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan meningkatkan keamanan sistem

“eSIM dan biometrik adalah bagian dari peta jalan kami menuju layanan digital sepenuhnya. Dengan infrastruktur yang kuat dan komitmen terhadap keamanan data, kami siap memimpin transformasi digital industri ini,” ujar Rajeev.

Teknologi ini diyakini akan membantu mencegah penyalahgunaan nomor telepon untuk kejahatan digital, seperti, Penipuan (scam), Penyebaran hoaks, Kejahatan siber (fraud), dan Penggunaan identitas palsu

Nantinya, pelanggan yang ingin registrasi kartu akan diminta memindai wajah di gerai XL menggunakan alat khusus. Sistem kemudian akan langsung memverifikasi identitas pelanggan melalui database kependudukan nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa teknologi ini penting untuk melindungi masyarakat dari kejahatan digital.

“Langkah ini bukan hanya soal teknis, ini soal tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat dan anak-anak yang rentan menjadi sasaran kejahatan digital,” ucapnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

SwaraWarta.co.id – Berapa jumlah fakultas dan prodi di UBP Karawang? Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang…

5 hours ago

Apa Isi Tri Darma Perguruan Tinggi? Ini Penjelasan Lengkapnya!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu mendengar istilah "Tri Darma" saat baru masuk dunia perkuliahan? Bagi mahasiswa…

6 hours ago

Tensi Rendah Kenapa Bisa Terjadi pada Tubuhmu?

SwaraWarta.co.id - Tensi rendah kenapa sering tiba-tiba menyapa dan bikin tubuh kamu terasa melayang? Pertanyaan…

6 hours ago

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

SwaraWarta.co.id - Belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan kabar yang menyebutkan bahwa pembelian BBM subsidi akan…

10 hours ago

6 Kelebihan Aplikasi Bilibili dari China yang Bikin Betah Nongkrong

SwaraWarta.co.id - Kelebihan aplikasi Bilibili dari China kini mulai menarik perhatian para pencinta anime, gim,…

10 hours ago

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas

SwaraWarta.co.id - Gunung Anak Krakatau, gunung api aktif yang terletak di Selat Sunda, kembali menunjukkan…

10 hours ago