Pemerintah Kota Palembang Lakukan Antisipasi Kebakaran Hutan di Musim Kemarau

- Redaksi

Friday, 16 May 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang Lakukan Antisipasi Kebakaran Hutan di Musim Kemarau

Palembang Lakukan Antisipasi Kebakaran Hutan di Musim Kemarau

SwaraWarta.co.id – Memasuki musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah sigap untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta menjaga kualitas udara di kota yang dikenal dengan ikon Jembatan Ampera ini.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah melakukan koordinasi lintas sektor, baik dengan TNI, Polri, BPBD, hingga Dinas Lingkungan Hidup untuk membentuk tim reaksi cepat di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengedar Narkoba di Sukabumi Dibekuk Polisi, Begini Faktanya!

Langkah awal yang dilakukan adalah dengan memetakan wilayah-wilayah rawan kebakaran, terutama di kawasan pinggiran kota seperti Kecamatan Sukarami, Kertapati, dan Talang Kelapa yang masih memiliki banyak lahan gambut.

Selain itu, pemasangan alat pendeteksi dini kebakaran serta penyediaan sarana pemadam juga ditingkatkan.

Pemerintah juga menggandeng masyarakat untuk berperan aktif melalui program penyuluhan dan pelatihan pencegahan karhutla.

“Kami melibatkan masyarakat dan petani dalam sosialisasi untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini penting karena sebagian besar kasus karhutla disebabkan oleh aktivitas manusia,” tambah Kepala BPBD Kota Palembang, Firdaus Rizki.

Sebagai bentuk antisipasi lanjutan, Pemkot Palembang juga menyiagakan posko pemantauan karhutla dan menyiapkan 200 personel gabungan yang akan disebar ke titik-titik rawan.

Baca Juga :  Rugi Miliyaran, Ini Kronologi Kebakaran di Pasar Slogohimo

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga dikabarkan siap memberikan bantuan berupa teknologi modifikasi cuaca jika kondisi semakin memburuk.

Upaya pencegahan ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga yang berharap kejadian kabut asap parah seperti pada tahun-tahun sebelumnya tidak terulang kembali. “Kami sangat mendukung langkah ini, karena kabut asap sangat mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari,” ujar Rina, warga Kecamatan Ilir Barat I.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Palembang dapat terhindar dari bencana karhutla dan dampak buruknya di musim kemarau ini.

 

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB