Swarawarta.co.id – Seorang pengantin pria bernama Ahmad Anda di Palembang, Sumatera Selatan, mengalami serangan brutal dari orang tak dikenal sesaat sebelum acara akad nikahnya.
Ahmad diserang oleh empat orang pria yang menggunakan senjata tajam dan senjata api.
Serangan tersebut terjadi saat Ahmad tiba di lokasi akad nikah dan resepsi pernikahannya dengan calon pengantin perempuan Parida. Ahmad mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat sabetan senjata tajam dan harus dirawat di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibu korban, Ningcik, mengaku masih syok dan tidak mengetahui motif di balik serangan brutal terhadap putranya.
Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Palembang telah menerima laporan atas kejadian itu dan saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku serangan.
“Sementara info yang kami dapat motif penyerangannya adalah dendam lama para pelaku dengan korban, namun untuk jelasnya akan kita ungkap setelah para pelaku tertangkap. Kami juga masih mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Kami akan kejar para pelaku dan ungkap motif di balik penyerangan ini seterang-terangnya,” kata Kapolsek Seberang Ulu I Palembang Ajun Komisaris Polisi Herri.
Resepsi pernikahan yang sedianya menjadi momen bahagia dalam hidup Ahmad terpaksa dibatalkan akibat serangan tersebut. Ahmad masih dirawat di ruang intensif dengan kondisi diperban hampir nyaris seluruh tubuhnya.
SwaraWarta.co.id - Bagi pengguna motor matic, kenyamanan saat berkendara adalah prioritas utama. Namun, masalah teknis…
SwaraWarta.co.id - Indonesia adalah potret nyata dari indahnya perbedaan. Namun, di balik kekayaan budaya dan…
SwaraWarta.co.id - Siapa yang bisa menolak kelezatan ayam goreng dengan balutan tepung yang krispi dan…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda merasa nama akun Facebook saat ini sudah tidak relevan lagi? Mungkin…
SwaraWarta.co.id - Menjelang pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), para calon mahasiswa mulai disibukkan dengan…
SwaraWarta.co.id - Memasuki era transformasi digital perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mempermudah wajib pajak…