swarawarta.co.id – Petani tembakau di Temanggung, Jawa Tengah, tengah mengalami kesulitan karena beberapa pabrikan rokok besar, seperti Gudang Garam dan Nojorono, menghentikan pembelian tembakau dari petani.
Kondisi ini telah berlangsung sejak akhir tahun lalu dan membuat stok tembakau di tingkat petani menjadi melimpah.
Kepala Desa Purbasari, Pujiyono, mengungkapkan bahwa biasanya Gudang Garam dan Nojorono menyerap banyak produk petani tembakau di Temanggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gudang Garam salah satu pabrikan kelas 1 yang penyerapannya luar biasa di Kabupaten Temanggung, tahun kemarin ketika Gudang Garam tidak membeli pasar lesu,” ujar Pujiyono.
Namun, saat ini kondisinya tengah berbalik, membuat petani harus mencari alternatif lain untuk menjual tembakau mereka.
“Yang biasanya berkompetisi untuk mendapatkan tembakau petani jadi persaingannya kurang berbobot dan berdampak ke pabrikan lain, jadi mereka tetap beli tapi harganya turun,” ungkapnya.
Salah satu upaya yang dilakukan petani adalah menjual tembakau ke pabrikan lain, namun dengan harga yang lebih rendah. Kondisi ini tentu saja membuat petani tembakau di Temanggung mengalami kerugian dan kesulitan dalam memasarkan produk mereka.
SwaraWarta.co.id - Kenapa KKB tidak diberantas habis oleh aparat penegak hukum maupun militer hingga hari…
SwaraWarta.co.id - Kenapa Andre Taulany cerai? Kabar perceraian Andre Taulany dan Erin Wartia Trigina memang…
SwaraWarta.co.id - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video viral wanita bercadar 22 detik…
SwaraWarta.co.id - Kabar buruk menghantam Timnas Indonesia jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Sang kapten,…
SwaraWarta.co.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi 21 detik yang menampilkan…
SwaraWarta.co.id - Cara mendapatkan CapCut Pro secara gratis jadi topik yang paling sering dicari oleh…