Larungan Telaga Ngebel
swarawarta.co.id – Tradisi tahunan Larungan di Telaga Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan masyarakat lokal. masyarakat
Dalam prosesi ini, masyarakat membawa gunungan hasil bumi yang dibentuk menyerupai buceng raksasa, yang kemudian dilarungkan ke tengah telaga sebagai simbol sedekah kepada penghuni Telaga Ngebel.
Satu buceng yang terbuat dari beras merah dilarungkan ke tengah telaga, sementara buceng lainnya dibagikan kepada masyarakat yang kemudian berebut dengan antusias. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan bahwa Larungan ini merupakan bentuk penghormatan dan sedekah kepada alam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita larung semua masa lalu, kesalahan, dan kekeliruan. Kita introspeksi untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Ini bentuk kegiatan positif menuju Ponorogo yang Hebat,” pungkas Sugiri.
Ia berharap momen 1 Muharram dapat menjadi titik refleksi bagi masyarakat untuk berbenah ke arah yang lebih baik. Dengan tradisi ini, masyarakat Ponorogo dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar.
Tradisi Larungan di Telaga Ngebel merupakan salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan. Dengan demikian, diharapkan dapat terus menjadi daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat lokal, serta menjadi simbol kesyukuran dan penghormatan kepada alam.
SwaraWarta.co.id - Bagi Anda yang berencana untuk berlibur ke Negeri Singa atau sedang menunggu kiriman…
SwaraWarta.co.id - Momen pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) selalu menjadi waktu yang paling mendebarkan…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda terjebak dalam obrolan yang asyik namun tanpa sadar sedang membicarakan keburukan…
SwaraWarta.co.id - Hingga saat ini, apakah BBM jadi naik di bulan april 2026? Jawabannya tergantung pada jenis…
SwaraWarta.co.id - Menemukan akun BRImo tiba-tiba terblokir tentu membuat panik, apalagi saat Anda sedang sangat…
SwaraWarta.co.id - Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit yang disebabkan oleh virus Paramyxovirus ini sangat…